Tampilkan postingan dengan label menikmati karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menikmati karya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Juli 2020

Ennio Morricone - Jagonya Sountrack Film, Wafat



Ennio Morricone, Oscar-Winning Italian Composer Famous For Spaghetti Western Scores, Dies At Age 91

6 Juli 2020

Italian film composer Ennio Morricone, one of the world’s most famous screen composers whose preeminent scores for Spaghetti Westerns like The Good, the Bad and the Ugly helped cement the genre, died on Monday at age 91.

Morricone died in a clinic in Rome after suffering a broken femur days ago, Italian news agency ANSA reported.

Born on November 10, 1928, the composer was famous for his close alliance with Italian film director and former schoolmate Sergio Leone, widely credited with creating the Spaghetti Western genre that helped catapult actor and director Clint Eastwood’s career in the 1960s.

Morricone wrote some 400 scores across genres, not just Spaghetti Westerns, but also dramas like 1988’s Cinema Paradiso and, more recently, Quentin Tarantino’s The Hateful Eight, for which he won an Oscar for best original music score.

The composer, who started life as a jazz trumpeter before creating music for radio shows, also composed scores for TV shows, and collected dozens of awards, including Grammys and Golden Globes.

His style famously incorporated sounds from a range of unconventional instruments, and his work became a Hollywood staple, despite the composer choosing to stay, live and work in Italy throughout his career.


Big number

70 million. That’s how many records Morricone had sold by 2016, according to The Hollywood Reporter.
Crucial quote

Morricone’s lawyer, Giorgio Assumma, said in a statement, reported by ANSA: “He said goodbye to his beloved wife, Maria, who accompanied him with dedication in every moment of his human and professional life and was close to him until his final breath, and thanked his children and grandchildren for the love and care they have given him. He gave a touching remembrance to his audience, whose affectionate support always enabled him to draw strength for his creativity.”

Tributes to Morricone poured in from around the world, including from directors and fellow composers.

Japanese video game producer Hideo Kojima tweeted: “Shocked to know Ennio Morricone has passed away. . . . RIP.”

Italy’s prime minister Giuseppe Conte tweeted: “We will always remember, with infinite gratitude, the artistic genius of the Maestro #EnnioMorricone.” Italy’s president, Sergio Matterella, said Morricone “left a profound mark on the musical history of the second half of the twentieth century.”

Composer Hans Zimmer called Morricone an “icon,” adding: “His music was always outstanding and done with great emotional fortitude and great intellectual thought.”

Screenwriter Christopher Robert Cargill wrote: “Ennio Morricone. You always know when it's a Morricone score, even before you see his name. With just a few notes he evokes images of a whole genre. There aren’t any others like him. One of the titans is gone.”


copy dari : forbes.com


😢

Jumat, 27 Desember 2019

Teologi Amal Peradaban

Senin, 28 Oktober 2019

Stress Gara-gara

Sempat Unggah Konten Porno, Wamenag Mengaku Akun Diretas

Minggu, 27 Oktober 2019

Selengkapnya : CNN Indonesia



Kamis, 17 Oktober 2019

Yusril "ambil" Doktor FIlsafat




Membangkitkan Ekonomi Rakyat


Sebelumnya, RR sudah mengingatkan :


Menanggapi kesediaan RR mejadi menteri, menanggapi :

 

Biar Ekonomi Nggak Gini-Gini Aja, Jokowi Harus Gandeng Rizal Ramli


17 Oktober 2019


Masalah ekonomi bakal menjadi fokus utama Presiden Joko Widodo dalam mengarungi periode kedua pemerintahan. Sebab, ekonomi Indonesia selama di tangannya tidak menunjukkan pertumbuhan yang berarti.

Pengamat politik, Ray Rangkuti menilai tenaga Jokowi akan terkuras untuk memikirkan bagaimana ekonomi bisa menjadi lebih baik dan bisa melanjutkan pembangunan.

“Perhatian Jokowi soal ekonomi yang lebih baik saja, sehingga ada duitnya untuk pembangunan. Sektor lain saya rasa akan dibiarkan,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (17/10).

Menurutnya, harus ada tokoh yang memiliki gebrakan ekonomi masuk dalam kabinet. Tokoh tersebut tidak lagi menggantungkan ekonomi Indonesia pada utang.

Salah satu tokoh yang mampu melakukan gebrakan itu, katanya, adalah Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid, DR Rizal Ramli.

“Orang seperti Bang Rizal Ramli layak dipertimbangkan agar ekonomi kita tidak lagi liberal,” tegasnya.

Dia menguraikan bahwa mantan Menko Kemaritiman itu memiliki kemampuan out of the box dalam menyelesaikan masalah ekonomi Indonesia. Cara berpikir keluar dari teks diperlukan agar ekonomi tidak lagi stagnan tumbuh di angka lima persen.

“Kelebihan beliau, mampu keluar dari text book. Kalau ikuti teks terus yang akan begini-begini saja ekonomi kita,” tegasnya.

“Dia (RR) juga punya riwayat panjang mengelola ekonomi, cukup berhasil kan waktu itu,” tutup direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia itu.

copy dari : rmol

Senin, 12 November 2018

Stan Lee Pelopor Kelahiran Super Hero


Stan Lee (Stanley Martin Lieber)

lahir di New York City, New York, 28 Desember 1922
meninggal di Los Angeles, California, 12 November 2018 pada umur 95 tahun

adalah seorang penulis, editor, penerbit, produser, dan aktor dari Amerika.

Stan Lee mulai membuat komik untuk pertama kalinya pada tahun 1941 tentang Captain America.
Pada tahun 1960, Stan Lee mendirikan Marvel Comics yang memperkenalkan penokohan lebih lengkap dalam karakter seorang pahlawan yang kuat, sehingga menarik minat orang banyak, khususnya anak-anak. Bekerja sama dengan beberapa seniman, termasuk Jack Kirby dan Steve Ditko, dia menciptakan 
  • Spider-Man, 
  • Hulk, 
  • Doctor Strange, 
  • Fantastic Four, 
  • Iron Man, 
  • Daredevil, 
  • Thor, 
  • X-Men, 
dan banyak karakter fiksi lainnya, mengenalkannya secara menyeluruh. Berbagi alam semesta menjadi komik superhero. Selain itu, dia menantang organisasi penyensoran industri komik, Otoritas Kode Komik, yang memaksanya untuk mereformasi kebijakannya.

copas dari wikipedia berbahsa Indonesia.

Senin, 22 Oktober 2018

Perihal Indonesia Leaks

INDONEISALEAKS

Kamis, 26 Juli 2018

Harapan pada Bio Diesel

Presiden percepat mandatori biodiesel perbaiki defisit perdagangan


Jumat, 20 Juli 201

Presiden Joko Widodo terus mengawasi percepatan pelaksanaan mandatori biodiesel dengan tujuan memperbaiki neraca perdagangan yang masih defisit.

"Pertama dampaknya adalah akan menghemat devisa dan kenapa penting menghemat devisa karena memang neraca perdagangan kita sudah lama defisit, sudah empat tahunan kira-kira terutama migas," kata Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai rapat terbatas membahas percepatan pelaksanaan mandatori biodiesel di Kantor Presiden, Jakarta pada Jumat.

Menurut Darmin, defisit perdagangan migas pada Januari hingga Juni 2018 tercatat 5,4 miliar dolar AS.

Sedangkan neraca perdagangan non-migas mengalami surplus sebesar 4,4 miliar dolar AS sehingga defisitnya sekitar 1 miliar dolar AS.

Dengan implementasi mandatori biodiesel bagi Non-Public Service Obligation (PSO), maka diharapkan dapat membantu memperbaiki defisit transaksi berjalan karena mengurangi impor bahan bakar minyak.

"Kami sudah hitung, setelah kami cek beberapa data termasuk valas dari impor BBM dan macam-macam itu bisa mencapai sekitar 5,5 miliar dolar AS setahun. Jadi tadi kita defisitnya 6 bulan hanya satu (miliar dolar AS), jadi kalau setahun dua (miliar) ya selesai itu sebenarnya," ujar Darmin terkait penghematan devisa jika mandatori biodiesel sudah berjalan penuh.

Selain itu, dengan peningkatan penggunaan biodiesel, permintaan minyak sawit akan bertambah sehingga dapat memperbesar pasar di dalam negeri.

"Dampak yang kedua yang sangat penting dari kebijakan ini yaitu harga CPO akan membaik, dan itu kita alami pada waktu B20 pertama-tama dilaksanakan pada 2016. Dalam hitungan jam saja begitu kita putuskan hari ini dilaksanakan, dalam 1-2 jam harga bergerak naik. Ini kita harapkan juga akan memperbaiki tentu saja penghasilan para petani kita di sektor perkebunan kelapa sawit," ujar Menko.

Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2015 Tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit menyebutkan badan usaha penyalur bahan bakar minyak yang menyalurkan bahan bakar nabati jenis biodiesel wajib melakukan pencampuran bahan bakar nabati jenis biodiesel dengan BBM jenis minyak solar sesuai dengan persentase yang ditetapkan oleh Menteri ESDM.

Pada Perpres tersebut, patokan harga biodiesel mengacu kepada ketetapan Menteri ESDM.

Kewajiban pelaksanaan Biofuel 20 persen sudah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2015 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 32 Tahun 2008 Tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) Sebagai Bahan Bakar Lain.

Untuk pemanfaatan biodiesel sebagai campuran BBM bagi transportasi Non-PSO pada Januari 2016 ditetapkan sebesar 20 persen dari kebutuhan total.

Sementara itu, menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, pemerintah berencana merevisi regulasi untuk mencakup pemanfaatan biodiesel bagi Non-Public Service Obligation (PSO).
copy dari : antaranews.com



Tiga kekhawatiran pengusaha truk soal penggunaan Biodiesel 20

Jumat, 27 Juli 2018

Pemerintah berencana menerapkan penggunaan campuran minyak sawit dalam solar sebesar 20 persen (Biodiesel 20/B20) kepada seluruh kendaraan bermesin diesel pada akhir tahun 2018.

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua Bidang Industri dan Logistik Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman mengatakan, pelaku industri transportasi membutuhkan sosialisasi yang berkesinambungan karena biosolar yang digunakan saat ini masih B5 dan B10.

Selain itu, penggunaan B20 juga menimbulkan tiga kecemasan utama bagi pengusaha antara lain waktu servis yang lebih cepat, biaya operasional membengkak karena konsumsi biosolar yang diklaim lebih boros dan potensi kerusakan mesin.

"Mesin-mesin standar yang beroperasi sekarang itu masih B10," kata Kyatmaja Lookman saat dihubungi, Jumat.

"Biosolar itu water kontennya tinggi sehingga membutuhkan komponen tambahan berupa water separator di mobil. Akibatnya perawatan kami jadi membengkak, dari semula setiap 10ribu-20ribu kilometer menjadi sekitar setiap 5ribu-7ribu, harus servis," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan data bahwa dari 6,2 juta truk yang beredar, sebanyak 4,3 juta truk sudah berusia tua sehingga membutuhkan perawatan ekstra.

Pria yang akrab disapa Kyat itu juga mengatakan berdasarkan sebuah pengujian, penggunaan B20 lebih boros 2,3 persen ketimbang mengonsumsi solar biasa.

"Mobil lebih boros 2,3 persen antara B20 dengan yang biasa, berdasarkan pengujian," katanya, kemudian menambahkan, "Asumsi saya, jika nantinya naik memakai B30 maka akan meningkat borosnya dan berdampak ekonomi yang lebih tinggi ke pengusaha."

Selain itu, ia juga menilai bahwa sosialisasi penggunaan B20 yang tidak berjalan berkesinambungan membuat banyak pengguna truk hingga pengusaha tidak memahami risiko kerusakan mesin yang ditimbulkan apabila interval servis mobil tidak ditingkatkan.

"Karena kalau tidak rutin, akan terjadi pemampatan karena ada tumpukan yang menjadi jelly di filter mesin," katanya. "Ketika B20 tanpa sosialisasi, bagaimana dengan mesin kami?"

"Kandungan air dan asam dalam biosolar bisa merusak mesin pada komponen gasket dan karet-karet. Nanti ada kebocoran dan tiba-tiba mobil harus turun mesin. Itu kerugian terbesar bagi pemilik armada," katanya.


Interval Servis

Jika pengusaha angkutan keberatan dengan penerapan B20, produsen kendaraan niaga Volvo Truck Indonesia mengaku siap mengikuti aturan pemerintah terkait Biodiesel.

Pimpinan PT Wahana Inti Selaras selaku importir Volvo Truck di Indonesia, Bambang Prijono, mengatakan armada Volvo mampu menyerap Biodisel 20 dengan syarat waktu servis berkala yang dipercepat.

"Sudah disesuaikan, tapi interval servisnya tidak sama," kata Bambang Prijono saat ditemui wartawan di Sentul, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan truk Volvo diservis setiap 20ribu kilometer saat digunakan di Eropa, maka dengan penggunaan Biosolar harus dipercepat menjadi setiap 10ribu kilometer.

"Interval servisnya lebih pendek jadi 10ribu kilometer atau 250jam kerja," katanya.

Ia juga mengatakan perusahaan transportasi harus menyesuaikan suku cadang pada komponen yang berkaitan dengan bahan bakar karena ada perbedaan jenis parts untuk solar biasa dengan Biosolar.

"Volvo siap. Ada penyesuaian sehingga bisa menggunakan Biodiesel. Fuel part ada, tapi kalau yang Biosolar materialnya berbeda."


copy dari : antaranews.com

Selasa, 10 Juli 2018

Karakteristik Tubuh

Selasa, 02 Mei 2017

Menteri Jepang Mundur karena Tak Bisa Jaga Mulut


Rabu, 26 April 2017

Tokyo, HanTer - Menteri Jepang, yang mengawasi pembangunan kembali daerah hancur akibat tsunami pada 2011 dan bencana nuklir Fukushima, mundur pada Rabu (26/4/2017) setelah mengatakan bahwa lebih baik bencana tersebut melanda wilayah timur laut daripada Tokyo.

Masahiro Imamura terpaksa berhenti setelah ucapannya pada Selasa di pesta untuk anggota parlemen Partai Demokrat Liberal (LDP), yang berkuasa.

Saat berbicara tentang biaya akibat bencana alam itu, yang menyebabkan hampir 20.000 orang tewas atau hilang, Imamura mengatakan, "Lebih baik itu terjadi di timur laut."

Tanggapan tersebut muncul beberapa minggu setelah Imamura memicu kemarahan pada jumpa pers dengan meremehkan orang yang meninggalkan Fukushima karena ketakutan setelah bencana nuklir terburuk di dunia sejak Chernobyl itu, lalu meneriaki seorang pewarta dan bergegas keluar ruangan.

Tanggapan Imamura itu memicu teguran langsung dari Perdana Menteri Shinzo Abe, yang meminta maaf atas namanya. Pengunduran dirinya yang cepat ditujukan untuk meminimalkan citra buruk pemerintah Abe, yang telah dituduh berpuas diri tanpa adanya pihak oposisi.

"Ini adalah komentar yang sangat tidak pantas dan menyakitkan bagi orang-orang di zona bencana, sebuah tindakan yang menyebabkan orang-orang kehilangan kepercayaan padanya," kata Abe kepada wartawan setelah Imamura mengundurkan diri dikutip Antara.

Persoalan tersebut masih sensitif karena perekonomian di daerah itu telah berjuang untuk pulih sementara pekerjaan rekonstruksi berjalan lambat. Banyak keluarga pengungsi juga telah putus asa untuk kembali ke kota asal mereka.

Mudurnya pejabat negara telah tejadi beberapa kali.

Wakil Menteri Rekonstruksi Shunsuke Mutai pada tahun lalu menarik perhatian setelah memaksa seorang bawahan menggendongnya agar kakinya tetap kering saat ia mengunjungi daerah banjir. Dia berhenti pada bulan Maret pada malam peringatan keenam bencana 11 Maret setelah membuat lelucon tentang insiden tersebut.

Seminggu yang lalu Wakil Menteri Perekonomian, Perdagangan dan Industri, Toshinao Nakagawa, dipaksa untuk mengundurkan diri dari jabatannya setelah berita mengenai perselingkuhannya diketahui khalayak. Dia kemudian mengundurkan diri dari LDP.

Dukungan terhadap Abe saat ini sekitar 50 persen meski ada serangkaian skandal baru-baru ini, termasuk yang melibatkan sekolah nasionalis. Dia memiliki kesempatan menjadi pemimpin terlama Jepang setelah partai berkuasa memungkinkan dia menjalani masa jabatan ketiga berturut-turut setelah masa jabatannya berakhir pada 2018.

(Ant)

copy dari : harianterbit dot com

Rabu, 15 Maret 2017

Keunggulan Manusia dan Keunggulan Karyanya

Apa hal terakhir yang membuat manusia berbeda dari mesin?

Oleh :  Viktor Mayer-Schonberger

13 Maret 2017

Jika komputer sudah melakukan hal-hal yang dulu merupakan pekerjaan yang sangat manusiawi maka apakah artinya menjadi manusia di masa depan?


Salah satu berita paling penting dari AS di awal 2017 bukan berasal dari Gedung Putih, atau akun Twitter Donald Trump.

Namun ia tersembunyi dalam laporan yang dibuat bersama California Department of Motor Vehicles (DMV) dan dibuka untuk publik di situs web DMV.

Laporan tersebut memapar upaya Google (atau lebih tepatnya anak perusahaannya, Waymo) untuk mewujudkan kendaraan tanpa pengemudi.

Tertulis dalam laporan bahwa pada tahun 2016, mobil tanpa pengemudi ciptaan Google telah menempuh jarak 1.023.330km dan membutuhkan intervensi manusia 124 kali. Itu berarti satu intervensi pada setiap 8.047km mobil itu berjalan tanpa pengemudi.

Akan tetapi, yang lebih menakjubkan ialah kemajuan yang mereka capai dalam satu tahun: intervensi manusia berkurang dari 0,8 kali per seribu mil (1609,344km) menjadi 0,2, yang berarti peningkatan kinerja sebesar 400%.

Dengan kemajuan sepesat itu, mobil Google akan melampaui kemampuan mengemudi saya pada akhir tahun ini.

Dahulu, mengemudi tampak seperti keterampilan yang sangat manusiawi. Tapi kita juga berpikir begitu tentang catur. Kemudian komputer mengalahkan pecatur juara dunia, berkali-kali.

Permainan strategi Go menggantikan catur sebagai uji litmus untuk daya pikir manusia; hingga 2016, ketika komputer mengalahkan salah seorang pemain Go profesional kelas dunia. Komputer IBM bernama Watson memenangkan kuis Jeopardy - hal lain yang dianggap sebagai domain manusia. Dan sekarang computer membagi waktunya antara mengenali kanker kulit dengan membuat resep masakan, dan sebagainya.

Jika komputer sudah melakukan hal-hal yang dulu merupakan pekerjaan yang sangat manusiawi - yang membutuhkan pengetahuan, strategi, bahkan kreativitas - maka apakah artinya menjadi manusia di masa depan?

Beberapa orang khawatir bahwa mobil dan truk tanpa pengemudi akan menggantikan jutaan supir profesional (mereka benar) dan mengubah seluruh industri (ya!). Tapi saya khawatir tentang anak laki-laki saya yang berusia enam tahun. Akan seperti apa perannya di dunia tempat mesin telah mengalahkan manusia di berbagai bidang? Apa yang akan ia lakukan, dan bagaimana hubungannya dengan mesin-mesin yang semakin pintar ini? Akan seperti apa kontribusi dia dan kawan-kawan sesama manusianya di dunia yang ia huni?

Dibandingkan komputer, ia tak akan bisa menghitung atau menyelesaikan persamaan matematik lebih cepat. Ia tak akan bisa mengetik lebih cepat, mengemudi lebih baik, atau bahkan menerbangkan pesawat dengan lebih aman.

Ia mungkin tetap bisa bermain catur dengan kawan-kawannya, namun karena ia manusia, ia tak akan punya kesempatan menjadi pemain catur terbaik di seluruh dunia. Ia mungkin tetap menikmati bicara dengan berbagai bahasa (seperti yang ia lakukan saat ini), namun dalam kehidupan profesionalnya keterampilan itu mungkin bukan lagi keunggulan kompetitif, jika kita mempertimbangkan perkembangan mesin alih-bahasa real-time belakangan ini.

Sebenarnya, semuanya kembali kepada satu pertanyaan sederhana: Apa yang begitu spesial dalam diri kita, dan apa yang membuat kita tak tergantikan? Pastinya bukan keterampilan seperti aritmatika atau mengetik, yang telah dikuasai dengan baik oleh mesin. Juga bukan rasionalitas, karena dengan semua bias dan emosi kita, manusia lemah tentang hal itu.

Jadi mungkin kita bisa memikirkan kualitas di ujung lain spektrum: kreativitas radikal, orisinalitas irasional, bahkan sedikit kegilaan tidak logis, sebagai ganti logika yang kaku. Ibarat dalam cerita Star Trek, kita menjadi lebih mirip Kirk daripada Spock.

Sejauh ini, mesin kesulitan meniru kualitas ini: lompatan keyakinan yang 'gila,' cukup sewenang-wenang sehingga tidak bisa diprediksi oleh bot, namun lebih dari sekedar tindakan acak. Kesulitan mesin adalah kesempatan kita.

Saya tidak menyarankan agar kita menyerah untuk menggunakan akal sehat, logika, dan pemikiran kritis. Justru karena saya sangat menghargai nilai rasionalitas dan pengetahuan, saya yakin kita bisa sedikit merayakan kebalikannya.

Saya juga bukan seorang luddite (pembenci teknologi). Malah sebaliknya. Jika kita terus berupaya menyempurnakan mesin pemroses informasi itu dan membuat mereka beradaptasi dan belajar dari setiap interaksi dengan lingkungan, dari setiap bit data yang dipasok kepada mereka, kita akan memiliki asisten rasional yang dapat membantu kita.

Mereka akan memberdayakan kita untuk mengatasi berbagai keterbatasan kita sebagai manusia dalam mengubah informasi menjadi keputusan rasional. Dan komputer pun akan semakin baik dan semakin baik lagi untuk hal itu.

Jadi kita harus mengarahkan kontribusi manusia terhadap pembagian pekerjaan ini untuk melengkapi rasionalitas mesin, bukan bersaing dengannya. Karena hal itulah yang akan selalu membedakan kita dari mereka, dan perbedaan inilah yang menciptakan nilai.

Jika saya benar, kira harus memelihara jiwa kreatif, sikap spontan, bahkan ide tak rasional dalam mendidik anak-anak kita. Bukan karena ketidakrasionalan itu merupakan sebentuk kebahagiaan tak terkira, namun karena sepercik kreativitas tak logis akan melengkapi rasionalitas mesin. Hal ini akan merupakan jaminan bahwa kita selalu punya tempat dalam evolusi.

Akan tetapi, sayangnya, sistem pendidikan kita belum siap berhadapan dengan Zaman Mesin Kedua yang akan datang ini. Seperti petani yang berkutat di pola pikir pra-industri, sekolah dan universitas kita terstruktur untuk membentuk siswa yang menjadi budak patuh rasionalitas, dan mengembangkan keterampilan yang usang dalam berinteraksi dengan mesin yang usang pula.

Jika kita memperlakukan tantangan yang datang dari mesin itu dengan sungguh-sungguh, kita perlu mengubahnya, dan dengan cepat. Tentu saja kita perlu terus mengajarkan pentingnya rasionalitas berdasarkan fakta, dan bagaimana fakta yang lebih akurat menuntun pada keputusan yang lebih baik.

Kita perlu membantu anak-anak kita belajar bagaimana cara terbaik bekerja dengan komputer-komputer pintar untuk menyempurnakan proses pengambilan keputusan manusia.

Namun hal paling penting ialah kita harus mempertahankan perspektif jangka panjang di benak kita: bahwa meskipun komputer akan lebih pintar dari kita, kita tetap bisa menjadi yang paling kreatif, jika kita menganggap kreativitas sebagai salah satu sifat yang mendefinisikan sifat manusia. Misalnya ide-ide tak rasional yang lucu, atau luapan emosi.

Karena jika tidak, kita tak akan cukup bernilai dalam ekosistem masa depan, dan itu membuat dasar eksistensi kita menjadi pertanyaan.

Kita sebaiknya memulainya sekarang juga. Karena ketika eksistensi dan tujuan kemanusiaan menjadi taruhan, maka hanya berfokus pada politik partisan dan media sosial presiden AS akan tak lebih sia-sia dibanding menyusun ulang posisi kursi dek di kapal Titanic.

copy dari bbc-indonesia

Kamis, 08 Desember 2016

Sumarsono: 14 Lelang Era Ahok Salah Prosedur



Rabu, 2 November 2016

INILAHCOM, Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono mengatakan, keputusannya menunda 14 lelang proyek Pemprov DKI bukan karena curiga ada kongkalikong di proyek-proyek tersebut.

"Bukan karena lelang fiktif sekali lagi bukan karena lelang yang dilakukan dijaman Pak Ahok itu fiktif, bukan. Tapi karena prosedurnya mendahului KUAPPAS (Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara)," kata Soni di Balai Kota, Rabu (2/11/2016).

Penundaan tersebut, menurutnya tidak sesuai dengan proses pembahasan APBD sesuai peundang-undangan yang berlaku.

"Karena itu kalau ada lelang dilakukan sebelum KUA-PPAS itu secara prosedural, jelas, salah. Dipertanggung jawabkan secara publik karena sudah disetujui oleh rakyat melalui DPRD, itu mekanisme haruss dilakukan," ungkapnya.

Sementara saat ini, eksekutif memang sudah membuat KUAPPAS 2017 dan sudah tiga kali diserahkan ke DPRD tanpa respon.

"Alasan pihak legislatif kemaren saya sudah datang kemudian konsultasi dengan pihak dewan dan dijelaskan mereka ingin linear artinya APBD perubahan 2016 dulu, dibahas baru kemudian berikutnya adalah RAPBD itu untuk kua-ppas 2017," tandasnya. [fad]
copy dari : inilah.com

Sumarsono: 14 Lelang Era Ahok Salah Prosedur

Oleh : Ivan Setyadi | Rabu, 2 November 2016
- See more at: http://metropolitan.inilah.com/read/detail/2335972/sumarsono-14-lelang-era-ahok-salah-prosedur#sthash.iKwq6ph9.dpuf

Sabtu, 26 November 2016

Pajak Saja Tembus Triliunan Rupiah, Google Dapat Duit Dari Mana?

kompas 22 September 2016
Google sedang terbelit masalah pajak di Indonesia. Perusahaan internet itu disebut oleh Dirjen Pajak menunggak pembayaran pajak dalam lima tahun terakhir. Utang pajak Google pada 2015 saja ditaksir mencapai Rp 5 triliun. Lantas, dari mana sumber pendapatan Google?

Posisi strategis Google tak lepas dari banyaknya portofolio bisnis yang dimiliki, sehingga pundi-pundi duitnya juga mengalir dari segala penjuru. Selama 2015 saja, penghasilan Google mencapai 75 miliar dollar AS atau Rp 987 triliun.

Bisnis inti Google sendiri adalah mesin pencari. Perusahaan yang lahir dari teras rumah tersebut tak ubahnya "kiblat" informasi bagi masyarakat maya, mulai dari mencari resep makanan hingga harga saham teranyar.

Tak berhenti di mesin pencari, Google kemudian membuat layanan-layanan turunan semacam Gmail, YouTube, Search, Drive, Maps, hingga Play Store. Tiap layanan punya fungsi yang signifikan untuk membantu aktivitas sehari-hari masyarakat modern.

Di sisi lain, Google pun terbantu karena pengguna dengan sukarela -dan mungkin tak sadar- telah menyerahkan informasi personal. Apa musik yang disukai si A? Bagaimana kebiasaan si A menonton YouTube? Apa yang sering dicari si A di Search? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut terhimpun di Google.

Meski terkesan remeh-temeh, informasi itu sejatinya bernilai emas bagi pengiklan agar tepat sasaran dalam memasarkan produk dan jasanya.

Nah, pengiklan ini yang menjadi kunci utama pemasukan Google. Untuk lebih rinci, setidaknya ada lima pintu masuk duit ke kas Google, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (22/9/2016) dari berbagai sumber.

1. AdWords

Dari 75 miliar dollar AS penghasilan Google pada 2015, sebanyak 52,4 miliar dollar AS (Rp 689 triliun) atau mayoritasnya, berasal dari AdWords. Fitur tersebut memungkinkan pengiklan menjangkau khalayak online dengan beriklan di platform Google.

Jika Anda pernah mencari suatu informasi, misalnya "bunga murah" di kolompencarian Google, Anda bakal mendapati beberapa baris hasil penelusuran teratas yang disematkan embel-embel "Ad". Informasi itu dipasang oleh pengiklan yang menggunakan fitur AdWords Google.

 
VentureBeat Google AdWords


Tak cuma di Search, AdWords juga malang-melintang di layanan Google lainnya, semisal YouTube dan Maps. Intinya, format iklan yang terpatri di layanan milik Google merupakan AdWords, baik bentuknya banner, teks, video, gambar, rekomendasi, dll.

Rentang pembayaran AdWords pun beragam, sesuai dengan tool yang digunakan pengiklan. Makin banyak tool yang dipakai, iklan akan tersampaikan ke pasar yang spesifik dan sesuai sasaran. Setiap klik yang didapat pengiklan punya nilai bayaran ke Google.

2. AdSense

Fitur iklan ini paling populer di kalangan publisher atau kreator. Pemilik website atau kerap disebut blogger dan kreator YouTube alias YouTuber adalah dua pihak yang mendapat untung paling besar dari AdSense.

Secara singkat, AdSense merupakan sarana beriklan, di mana Google memediasi pengiklan dengan para kreator yang punya massa online. AdSense ini sangat menitikberatkan traffic suatu blog atau view suatu channel YouTube.

AdSense merupakan sumber pendapatan kedua Google setelah AdWords. Pada 2015 lalu, dari keuntungan 75 miliar dollar AS, kontribusi Google AdSense mencapai 15 miliar dollar AS atau setara Rp 197 triliun. 3. AdMob

AdMob sejatinya sama dengan AdSense, namun untuk platform mobile. AdMob ini digunakan oleh para pembuat aplikasi Android.

Jika Anda pernah bermain game atau mengunduh aplikasi di Play Store, biasanya muncul iklan beruba banner di sudut bawah aplikasi atau tiba-tiba muncul di layar depan. Itulah salah satu wujud AdMob.

Perlu digarisbawahi, pada AdWords, AdSense, dan AdMob, pengiklan cuma membayar jika iklannya diklik oleh masyarakat maya. Harga tiap kliknya pun beragam, sesuai dengan tool yang digunakan.

Pada AdWords, duit iklan serta merta masuk ke Google. Sementara itu, pada AdSense dan AdMob, Google harus membagi penghasilan ke kreator.

4. Freemium

Selain AdWords, AdSense, dan AdMob, pendapatan Google lainnya berasal dari layanan Freemium. Jangan harap pendapatan dari sumber ini akan spektakuler seperti yang sudah-sudah.

Digabung dengan pemasukan-pemasukan "receh" Google lainya, kontribusi layanan Freemium ke kas Google cuma 7,2 miliar dollar AS atau Rp 94 triliun pada 2015.

Freemium sendiri merupakan model bisnis di mana Google menawarkan fitur dasar kepada pengguna dengan batasan tertentu. Pengguna harus membayar untuk memaksimalkan fitur tersebut. 

copy dari : tekno.kompas.com

Kamis, 01 September 2016

Indonesia di Sci-Fi Hardware Hackathon 2016


Sangat jarang kita dengar Indonesia menghasilkan inovasi teknologi berwujud perangkat keras (hardware). Sci-Fi Hardware Hackathon 2016 yang diselenggarakan Mediatrac, dan diklaim sebagai hardware hackathon pertama dan terbesar Indonesia, berusaha menjadi solusi terhadap keringnya kreasi hardware anak negeri.

Sebanyak 375 inovator muda Indonesia, dalam 24 jam, berusaha menciptakan berbagai inovasi teknologi perangkat keras, yang didasarkan pada cerita fiksi ilmiah yang mereka karang. BBC Indonesia merangkum sejumlah produk inovasi, yang masih dalam bentuk purwarupa (prototype), dari ajang tersebut.
Alat pendeteksi Zombie

Alkisah 300 tahun yang akan datang, populasi manusia menurun drastis karena wabah zombie. Pemerintah pun menciptakan alat yang dapat membedakan manusia dan zombie, serta memetakannya.

Itulah premis fiksi ilmiah kreasi tim IG-2-T, yang terdiri dari tujuh orang mahasiswa dan lulusan Institut Teknologi Bandung. Memposisikan diri sebagai pemerintah, IG-2-T menciptakan alat pendeteksi zombie bernama Human Protection Project 7.0.

"Untuk membedakan manusia dan zombie, kami asumsikan kalau manusia hidup itu memiliki detak jantung dan bergerak. Sementara orang mati, tidak punya detak jantung dan tidak bergerak. Sehingga zombie kami asumsikan tidak punya detak jantung, tetapi bergerak. Kami menggunakan sensor detak jantung dan pergerakan untuk mendapat informasi itu," ungkap Alinda Nur Fitriana, salah satu anggota IG-2-T.

Alat pendeteksi tersebut dipasang di pergelangan tangan manusia yang tersisa. "Nanti di masa depan ukurannya puluhan ribu kali lebih kecil sehingga bisa dimasukkan ke dalam badan."

Alinda menceritakan "device ini real time mengirimkan info ke server, apakah status si manusia, hidup atau sudah jadi zombie. Kalau sudah jadi zombie, pemerintah bisa mengeluarkan peringatan melalui handphone kepada manusia lain dan memberi informasi di mana pos penanganan terdekat."

Meskipun rasanya kisah zombie masih jauh dari kenyataan saat ini, Alinda mengungkapkan teknologi Human Protection Project 7.0, sekarang dapat digunakan di dunia kesehatan. "Misalnya jadi semacam wearable device (peranti yang bisa dikenakan) seperti smart-watch (arloji pintar), untuk mendeteksi detak jantung manusia."

Pada Sci-Fi Hardware Hackathon 2016 ini, Human Protection Project 7.0 merebut juara kedua konsep terbaik, dan menjadi pemenang pertama desain terbaik.
Qendi, teknologi yang membuat tanaman ‘berbicara’

Salah satu inovasi piranti keras paling praktis pada Hackathon kali ini adalah Qendi, produksi Arda Surya Editya dan kawan-kawan, yang berasal dari Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Qendi menggunakan teknologi augmented reality yang belakangan populer karena permainan Pokemon Go. Namun, hardware ini tidak digunakan untuk bermain game, tetapi untuk super-monitoring terhadap tanaman, misalnya sawah dan perkebunan.

"Dengan teknologi ini, kita nanti tinggal mengarahkan kamera, monitor, atau kacamata ke arah tanaman. Nanti tanamannya sendiri yang ngomong ke kita, apakah mereka sedang butuh air, pupuk, atau lainnya," ungkap Arda, yang merupakan mahasiswa S2 Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Arda mengungkapkan Qendi menggunakan "internet of things biasa". Alat-alatnya terdiri dari sensor moisture dan kelembaban tanah, serta sensor air. "Karena merujuk pada balai pengembangan penelitian tanaman Kementerian Pertanian, tiga hal itulah yang diperlukan untuk mengetahui kondisi tanaman."

Arda memaparkan, "moisture untuk mengukur nutrisi, air untuk mengetahui kualitas tumbuh, dan kelembaban, karena tidak semua tanaman bisa tumbuh di semua kelembaban."

Munculnya ide pembuatan Qendi berawal dari fakta bahwa dari generasi ke generasi, petani melihat kondisi tanamannya "hanya berdasarkan feeling, tanpa menggunakan alat ukur yang jelas".

"Kalau orang-orang tua kita, feelingnya sudah kuat. Kalau anaknya bagaimana? Kalau mau jadi petani, perlu dilatih untuk dapat feeling itu. Ini salah satu alat untuk belajar itu. Apalagi dengan augmented reality, sangat mudah digunakan, bahkan bagi orang yang agak gaptek, karena langsung terlihat."
Si tangan Tuhan

Sesuai dengan namanya, robot Manus Dei atau Tangan Tuhan, diciptakan Andika Pradana Arif untuk memenuhi impian bahwa "seperti Tuhan, eksistensi manusia juga bisa ada di manapun dan kapanpun."

Pengguna tinggal mengarahkan telapak tangannya ke kamera image processing, yang akan merekam posisi tangan. Setelah terekam, robot yang juga berbentuk tangan ini pun dapat dikendalikan pergerakannya sesuai pergerakan tangan pengguna di depan kamera, dari jarak jauh.

"Kegunaannya nanti bisa di dunia kedokteran, untuk operasi. Dokter gak perlu lagi datang dan masuk ke ruang operasi sering-sering. Dia tinggal ada di satu ruang untuk mengendalikan berbagai operasi dari jarak jauh," ungkap Andika.

Di dalam bayangan Andika, Manus Dei nantinya juga dapat membantu manusia di kesehariannya, misalnya mengendalikan berbagai perlengkapan rumah tangga di rumah dari jauh, misalnya dari kantor atau tempat pelesir ketika si pemilik sedang berwisata.

Menurutnya Manus Dei penting di masa depan karena "untuk berpindah tempat, butuh waktu, dan time is money".

Meskipun masih merupakan purwarupa, Andika menceritakan kebutuhan akan robot Tangan Tuhan ini sudah dirasakannya saat ini, salah satunya ketika meminta tanda tangan dosen untuk skripsinya.

"Dosen saya lagi keluar kota saat saya butuh tanda tangannya. Cukup mengganggu karena harus menunggu selama seminggu. Saya bertanya-tanya kenapa nggak bisa tanda tangan dari jauh? Dari itulah muncul ide ini," ungkap lulusan Teknik Elektro, Telkom University, Bandung itu.
Pulau pintar

Floating Smart Dome adalah jawaban atas kekhawatiran Irwan Rudy Pamungkas dan kawan-kawannya dari Institut Pertanian Bogor, atas pemanasan global dan terus naiknya permukaan air laut.

Jika daratan terus tenggelam, "Kita bisa pindah ke pulau, dome, yang bisa bergerak untuk menggantikan daratan," tutur Rudy.

Di dalam pulau tersebut, ada sensor api, gas, air, kelembaban, cahaya, dan lain sebagainya. Seluruh sensor tersebut mengirim data ke server, yang hasil olahan datanya bisa disaksikan seluruh penduduk pulau lewat komputer atau handphone.

"Dari situ mereka bisa dapat informasi ketinggian air untuk keseimbangan dome agar tidak tenggelam, ada pula informasi depth, untuk mendeteksi kedalaman, untuk jaga-jaga jika dome terbawa arus dan dibawa ke perairan dangkal."

Menurut Irwan, pembuatan Floating Smart Dome, benar-benar perlu dipertimbangkan serius. "Ini (kenaikan muka air laut) masalah yang urgent. Kita harus mengambil langkah preventif. Jangan sampai seperti kebiasaan orang Indonesia, kita telat melakukan pencegahan."

Inovasi hardware ini menjadi pemenang utama Sci-Fi Hardware Hackathon 2016, dan memperoleh hadiah uang tunai Rp62 juta, serta mendapat kesempatan memperkenalkan ide dan karyanya ke masyarakat luas.

Dicopy dari berita bbc. Foto-foto dan info selengkapnya silahkan ikuti link berikut.
'Tangan Tuhan' buatan dua lulusan Telkom University bisa menggerakkan robot dari jarak jauh

Selasa, 11 Agustus 2015

Mengintip di Balik Serial Animasi Adit & Sopo Jarwo

suarasurabaya.net - 11 Agustus 2015
Serial animasi MD Animation itu tayang setiap sore di televisi swasta yang juga memutar serial animasi produksi Malaysia seperti "Upin-Ipin", "BoBoiBoy" dan "Pada Zaman Dahulu".

Eki NF, Kepala Dinas Kreatif MD Animation, yang sebelumnya sudah berpengalaman menulis skenario, memimpin orang-orang kreatif menggarap animasi "Adit & Sopo Jarwo" (ASJ), yang menceritakan kejadian sehari-hari di di Kampung Karet Berkah tempat Sopo, Jarwo, serta Adit dan kawan-kawannya tinggal.

"ASJ adalah kerja ramai-ramai, bukan hanya saya," kata Eki tentang awal mula pembuatan serial tersebut, seperti dilansir Antara.

Eki mulai bergabung dengan MD Animation tahun 2012 dan saat itu ditantang untuk membuat cerita animasi yang menggabungkan unsur-unsur dalam film "Tintin", "Home Alone" dan "Si Doel Anak Sekolahan".

"Saya ditantang untuk membuat cerita petualangan anak-anak seperti Home Alone tapi dengan rasa petualangan seperti Tintin dengan koneksi emosional karakter dan budaya seperti Si Doel," tuturnya.

Setelah berpikir dan melakukan riset, Eki bersama timnya menemukan gambaran mengenai serial ASJ, yang semula akan diberi judul "Sahabat Sejati" dan "Petualangan Seru".

Namun setelah melakukan riset lebih lanjut mereka melihat kebanyakan judul serial animasi populer menggunakan nama tokohnya sebagai judul supaya lebih mengena ke penonton.

Tokoh yang pertama kali tercipta adalah Adit, yang muncul karena Eki teringat dengan tokoh Kevin McCallister dalam film "Home Alone".

"Kalau karakter Sopo dan Jarwo terpikir dari hubungan emosional antara Babe Sabeni, Mas Karyo dan Mandra dalam Si Doel. Karena itulah tercipta karakter dengan hubungan emosional antara Adit, Sopo dan Jarwo," katanya.

Penokohan

Eki mengatakan setiap karakter di ASJ punya cerita dan latar belakang berbeda yang menggambarkan karakter masyarakat Indonesia.

"Jarwo itu adalah kita. Begitu pula dengan Adit, Sopo, Haji Udin, Dennis dan tokoh-tokoh lainnya," katanya.

Ia menuturkan Adit adalah seorang anak yang memiliki keluarga sempurna, tinggal bersama Ayah yang sering lupa, Bunda yang disiplin dan perhatian serta adik perempuan kecil bernama Adel.

"Bunda itu lulusan S2 yang memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga sejak Adit lahir. Tanpa ingin menafikan peran ibu yang bekerja, kami ingin menggambarkan bagaimana seorang ibu harus bersikap terhadap keluarganya," kata dia.

Adel, ia melanjutkan, belum bisa berbicara lancar dan hanya ada tiga orang saja yang bisa memahami perkataannya yaitu Adit, Sopo dan Haji Udin. Hanya orang-orang tulus yang bisa memahami ucapan Adel menurut Eki.

Sementara Jarwo, ia menjelaskan, adalah pria asal Semarang yang ikut kakaknya merantau di Jakarta. Cita-citanya menjadi tentara tidak kesampaian, karena itu dia sering memperlakukan Sopo sebagai prajurit anak buahnya.

Jarwo menumpang di rumah kakak perempuan dan suaminya di Kampung Karet Berkah dan bekerja serabutan. Dalam salah satu episode, Jarwo diperlihatkan punya saudara kembar bernama Jarwis yang nasibnya lebih baik.

"Sedangkan Sopo berasal dari Brebes, tapi pernah menjadi kuli angkut di Stasiun Cirebon. Karena itu, dia suka senang hati membantu orang dan tulus bersama Jarwo meskipun dia tidak lulus SD. Dia anak ke-11 dari 12 bersaudara," kata Eki.

Karakter lain dalam serial itu adalah Haji Udin, ketua RW yang semasa muda menjadi anggota geng motor. Di balik baju koko yang kerap dia pakai, badannya penuh tato. Sepeda motor yang dia gunakan semasa muda kini diberikan kepada Jarwo.

"Haji Udin selalu bisa memberi nasehat kepada Jarwo karena dia dulu juga pernah muda seperti Jarwo. Kalau kata orang, ane juga dulu pernah begitu," jelas Eki.

Tokoh Haji Udin dibuat berdasarkan karakter Dedi Mizwar, yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat.

"Kami izin kepada yang bersangkutan untuk menggunakan tokoh dan karakternya pada figur Haji Udin. Apalagi selama ini Pak Wagub memiliki citra yang positif," ujarnya.

Tokoh lainnya adalah Dennis, teman bermain Adit, yang menurut Eki memiliki karakter yang bertolak belakang dengan Adit yang tanpa beban.

Denis selalu diliputi ketakutan dan ketidakpercayaan diri. Adit selalu memberinya semangat dan dukungan saat menghadapi masalah.

"Tutup mata kamu, ambil napas dalam-dalam, lalu bayangkan kamu adalah pahlawan super," kata Adit bila sedang memberi semangat kepada Dennis.

Tokoh lainnya adalah Kang Ujang, penjual bakso asal Garut yang juga seringkali menjadi "korban" Jarwo. Jarwo dan Sopo kerap harus membantu Kang Ujang mencuci mangkok bakso untuk membayar hutang-hutang mereka.

Bintang tamu

ASJ sesekali memasukkan karakter dari kehidupan nyata sebagai bintang tamu. Bintang tamu yang pertama kali muncul adalah Madun dari serial "Tendangan Si Madun". Selain itu ada personel grup Cherrybell, yang salah satu personelnya membuat Jarwo jatuh hati.

"Bintang tamu lain yang akan muncul adalah Armand Maulana. Apalagi saat ini Armand sudah menyanyikan lagu tema ASJ yang berjudul Hebatnya Persahabatan," tutur Eki.

Eki mengatakan setiap bintang tamu yang muncul selalu digambarkan memiliki hubungan tertentu dengan salah satu tokoh ASJ.

"Armand itu memiliki hubungan dengan Kang Ujang," kata Eki.

Eki menambahkan, semua orang asalkan memiliki citra dan reputasi baik bisa menjadi bintang tamu asalkan yang bersangkutan berkenan.

Saat ditanya tokoh siapa yang paling ingin dimunculkan sebagai bintang tamu, Eki menjawab Dedi Mizwar.

"Kami ingin memunculkan Dedi Mizwar sebagai wakil gubernur. Pasti akan ada tantangan tersendiri untuk memunculkan hubungan antara Dedi Mizwar dengan karakter-karakter di ASJ, apalagi ada karakter Haji Udin yang memang diciptakan berdasarkan karakter Dedi Mizwar," katanya.

Harapan-harapan

Eki dan anggota tim kreatif MD Animation berharap dunia animasi Indonesia bisa semakin maju dan berkembang.

Dia berharap Badan Ekonomi Kreatif bisa membuat regulasi yang jelas untuk melindungi karya dan jenjang karier pekerja animasi dalam waktu dekat.

"Yang tidak kalah penting adalah adanya piranti lunak untuk memproduksi animasi yang murah dan berkualitas ciptaan anak negeri," katanya.

Selain itu, dia berharap studio animasi dan para animatornya bisa saling bersinergi untuk mengembangkan animasi Indonesia. Salah satunya adalah dengan bergabung dalam komunitas Indonesia Animation Army.

"Saat ini, kita bersaing bukan untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah tapi saling melengkapi," ujarnya.

Beni Susanto, yang menjadi Kepala Suku Dinas Unit Redaksi Cerita MD Animation, berharap selanjutnya karya animasi anak negeri bisa dipasarkan ke luar negeri, minimal di Asia.

"Dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN kita harus bisa meyakinkan negara-negara tetangga untuk membeli produk animasi Indonesia. Jangan hanya kita membeli animasi dari luar," katanya.

Sementara Dimas Pandu, Kepala Suku Dinas Grafik, Desain dan Animasi, berharap pemerintah dan masyarakat lebih peduli dan mendukung animasi Indonesia.

"Saya ingin masyarakat bisa lebih bangga dengan animasi karya anak negeri," katanya.(ant/iss/ipg)

copy : http://m.suarasurabaya.net/kelanakota/detail.php?id=icjnute97fsb2b2rsea7onqsv62015157092