Tampilkan postingan dengan label bergaya virtual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bergaya virtual. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Agustus 2022

Kominfo Tidak Bisa Hentikan Situs Judi Online ?

 


Ungkap Judi Online Dekat Mabes Polri, IPW: Dipenuhi Oknum Jenderal

14 Juli 2020

JawaPos.com – Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Polri melalui Satgas Merah Putih untuk membongkar praktik judi online yang dianggap semakin menjamur. Para pelaku harus segera ditangkap, dan akses judi online ditutup permanen.

IPW menilai, jika judi online terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi bangsa. Terlebih Indonesia akan melaksanakan Pilkada serentak pada 2020 mendatang. Dengan keuntungan yang melimpah, IPW khawatir bandar judi online akan menyokong dana untuk figur-figue yang akan berkompetisi di pemilu.

“Judi online itu terorganisir, terstruktur, dan masif serta tidak tersentuh hukum. Terbukti jajaran Polri membiarkannya marajalela hingga kini,” kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane kepada wartawan, Selasa (14/7).

Neta menuturkan, sejak pandemi Covid-19 melanda, judi online semakin digandrungi masyarakat. Tak adanya kegiatan di luar rumah, membuat masyarakat mencari hiburan jarak jauh. Oleh karena itu IPW tak heran keuntungan bandar judi online mencapai ratusan miliar.

IPW menyebut, untuk mengamankan agar judi online ini tetap beroperasi, para bandar membentuk konsorsium yang dipimpin oleh Bong alias RBT. Konsorsium membangun servernya jauh dari Jakarta, yakni di Vietnam, Kamboja, dan Filipina. Sementara markas besarnya berada di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan.

“Setiap sore hingga malam hari di depan markas RBT selalu dipenuhi oleh mobil oknum jenderal purnawirawan,” jelas Neta.

Atas dasar itu, IPW mendesak Satgas Merah Putih Polri agar menyentuh para bandar besar tersebut. “Memang sangat aneh, saat ini Bareskrim Polri sudah memiliki unit Patroli Siber tapi kenapa tidak mampu memburu praktek praktek perjudian online yang kian marak, yang markasnya hanya selangkah dari Mabes Polri,” ujar Neta.

Sementara itu, JawaPos.com telah menghubungai Karopenmas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono untuk mengkonfirmasi adanya markas judi online yang berada di dekat Mabes Polri. Namun, hingga berita diterbitkan, keduanya belum memberikan respons.

copy dari jawa pos


Markas Utama Judi Online Dekat Dengan Mabes Polri

Selasa, 14 Juli 2020

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, menyatakan bahwa ia sangat aneh dengan Mabes Polri terkait keberadaan judi online.

Keanehan yang dirasakan Neta lantaran Mabes Polri terkesan melakukan pembiaran beroperasinya markas judi online yang berada di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan.

Padahal kata Neta keberadaan markas utama judi online beromset miliaran rupiah itu sangat dekat dengan Mabes Polri.

"Bagi IPW ini sebuah keanehan, kenapa terjadi pembiaran," kata Neta kepada Warta Kota, Selasa (14/7/2020).

Neta mengatakan, Mabes Polri lewat Satgas Merah Putihnya perlu bersikap tegas membubarkan, menangkap, dan menutup akses judi online yang semakin merajalela sekarang ini di Indonesia.

"Sebab kami khawatir hasil judi online itu akan digunakan untuk mensponsori figur figur yang dijagokan para bandar di pilkada serentak yang akan berlangsung Desember mendatang," kata Neta.

Sebab katanya judi online itu terorganisir, terstruktur, dan masif serta tidak tersentuh hukum.

"Terbukti jajaran Polri membiarkannya marajalela hingga kini. Sejak berkembangnya pandemi Covid 19, perjudian online kian marak. Sebab orang orang yang di rumah saja, butuh hiburan dan butuh pemasukan dana segar, sehingga cenderung mencari hiburan sambil berspekulasi dengan judi online," kata Neta.

Menurutnya tak heran jika pemasukan para bandar judi online ini mencapai ratusan miliar perhari.

"Untuk mengamankan agar judi online ini tetap beroperasi, para bandar membentuk konsorsium yang dipimpin oleh Bong alias RBT. Konsorsium membangun servernya jauh dari Jakarta, yakni di Vietnam, Kamboja, dan Filipina. Sementara markas besarnya berada di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan," ungkap Neta.

"Setiap sore hingga malam hari di depan markas RBT selalu dipenuhi oleh mobil oknum jenderal purnawirawan," tambahnya.

Untuk itu kata Neta, IPW mendesak Satgas Merah Putih Polri yang selama ini begitu sigap memburu bandar narkoba, bisa segera memburu para bandar judi online ini.

"Memang sangat aneh, saat ini Bareskrim Polri sudah memiliki unit Patroli Siber tapi kenapa tidak mampu memburu praktek praktek perjudian online yang kian marak, yang markasnya hanya 'selangkah' dari Mabes Polri," kata Neta.

"Begitu juga Kementerian Informasi dan Informatika yang begitu tegas membasmi bisnis seks online, tapi kenapa tak mampu memberangus judi online," ujarnya.

Neta menjelaskan bisnis judi online memang menghasilkan dana segar yang sangat gurih, yang dananya bisa mengalir kemana mana.

"Sebab itu para bandar membentuk membentuk konsorsium yang dipimpin Bong alias RBT, keponakan salah satu pemodal SDSB di era Soeharto. Para bandar yang tidak bergabung dalam konsorsium disapu bersih oleh mereka, seperti judi online yang bermarkas di pertokoan R di Jakarta Barat," katanya.

IPW khawatir jika judi online ini dibiarkan, para bandarnya akan masuk mensponsori jago jagonya yang akan bertarung sebagai kepala daerah di pilkada serentak Desember mendatang.

"Dampaknya, mereka tidak hanya mengembangkan perjudian online ke daerah tapi juga akan terlibat dalam berbagai proyek pengadaan di daerah maupun menguasai lahan lahan pertambangan maupun perkebunan di daerah tempat jagoannya yang memenangkan pilkada tersebut," kata Neta.

"Untuk itu Tim Satgas Merah Putih Polri perlu segera bertindak tegas menjaga Marwah Merah Putih Indonesia, dengan membubarkan judi online dan menangkapi para bandarnya serta menutup semua akses perjudian onlinenya," kata dia.

copy dari : wartakota



Sabtu, 23 Mei 2020

Kebiasaan Siapa yang Memuaskan Diri dengan Menipu Diri Sendiri ?


M Nuh Tak Menyangka Bayar Rp 2,5 M, Dia Pikir Menang Undian Motor Jokowi

21 Mei 2020

Polda Jambi angkat bicara terkait isu pengusaha M Nuh diamankan kepolisian, Kamis (21/5). M Nuh merupakan pemenang lelang motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Jokowi Rp 2,5 miliar dalam acara konser amal Berbagi Kasih Bersama BIMBO | Bersatu Melawan Corona yang diadakan oleh MPR, BPIP, dan BNPB.

Yang menarik, M Nuh yang sehari-hari bekerja sebagai buruh di Jambi ini, ikut lelang dengan pikiran lain. Dia berpikir menelepon untuk ikut undian dan mendapatkan motor.

"Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah," kata Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Santyabudi.

Firman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5), menjelaskan, ternyata M Nuh mesti membayar uang lelang Rp 2,5 miliar. Dia ditagih untuk segera membayar, hal ini membuatnya ketakutan dan datang ke polisi untuk minta perlindungan.

"Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan. Setelah diwawancara, (dia) tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan,” ujar Firman.

M Nuh Tak Menyangka Bayar Rp 2,5 M, Dia Pikir Menang Undian Motor Jokowi

Sementara Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol KuswahyudiTresnadi mengatakan, M Nuh tidak ditahan. Ia hanya diwawancara setelah itu disuruh pulang.

“Orang itu tidak ditahan, tidak dilakukan penahanan. Tidak ada penangkapan. Itu aja. Nggak ada,” kata Kuswahyudi.
“Tidak ada penahanan, tidak ada penangkapan. Kalau mereka (M Nuh) hanya diwawancara, suruh pulang, ya, sudah,” tambah Kuswahyudi

M Nuh Tak Menyangka Bayar Rp 2,5 M, Dia Pikir Menang Undian Motor Jokowi

Sebelumnya, beredar kabar pengusaha yang menang lelang motor listrik Gesits milik Presiden Jokow Widodo sebesar Rp 2,5 miliar ditangkap Polda Jambi.

Dalam informasi yang beredar, pengusaha yang ditangkap bernama M. Nuh beralamat di Jalan Makalam, Pasar Jambi. Ia dikabarkan ditangkap Polres Jambi.

Konser amal Berbagi Kasih Bersama BIMBO | Bersatu Melawan Corona disiarkan langsung di TVRI pada Minggu, 17 Mei 2020. Dalam acara itu terdapat sejumlah artis yang menerima telepon dari para donatur maupun peserta lelang motor. Dari telepon yang masuk itulah, M Nuh dinyatakan sebagai pemenang lelang.


copy dari : Kumparan



Menipu Diri Sendiri

Oleh M Rizal Fadillah (Mantan Aktivis HMI) pada hari Jumat, 31 Mei 2019

Penguasa yang memiliki segala sarana untuk menjalankan kekuasaan biasanya pandai dalam hal rekayasa. Ia punya media, jaringan dana, lembaga propaganda, kekuatan senjata, bahkan legitimasi agama. Semua digunakan untuk memperbesar kekuasaan atau memproteksi dari gangguan yang menerpa. Penguasa selalu merasa benar dengan kebijakannya. Menganggap kritik sebagai sikap tak tahu jasa dan kerja. Pada tingkat ekstrim baginya "negara adalah saya". Kemampuan tinggi rekayasa dilakukan untuk dua hal yaitu memperpanjang kekuasaan dan menghakimi yang mencoba menggoyahkan. Tipu tipu dianggap biasa. Menipu lawan bahkan rakyat dibahasakan demi kebaikan rakyat itu sendiri. Disinilah sebenarnya ia sedang menipu dirinya sendiri.

Al Qur"an mengingatkan perilaku buruk para penguasa yang merasa benar ini.

"Dan demikianlah pada setiap negeri Kami jadikan pembesar pembesar yang jahat agar melakukan tipu daya di negeri itu. Tapi mereka hanya menipu diri sendiri tanpa menyadarinya" (QS 6:123).

Allah menyebut penguasa tukang tipu tipu ini sebagai pembesar yang jahat (akaabiro mujrimiiha) dan Allah menegaskan pula bahwa menipu negeri sama dengan menipu diri sendiri (wama yamkuruuna illa bi anfusihim). Teriak dan menuduh makar sesungguhnya dia lah yang berbuat makar itu. Hebat sekali Allah menunjukkan karakter penguasa secara universal dengan kalam di"setiap negeri" (fii kulli qaryah).

Dimana saja tak terkecuali di Indonesia, jika penguasa juga mencoba gemar membohongi rakyat, merekayasa ceritra agar masyarakat percaya, mendahulukan pencitraan ketimbang kenyataan, curang, menuduh nuduh makar, memecah belah, memusuhi keadilan dan kebenaran, ataupun menganggap kebijakan dirinya selalu benar dan tak bisa dikritik apalagi dihukum, maka itu adalah "akaabiro mujrimiiha" para pembesar yang jahat. Mereka adalah pengabdi kekuasaan. Lalu dari kekuasaan didapat kekayaan dan kesejahteraan diri, keluarga, dan kelompok. Slogan atau program kerakyatan ditempatkan sebagai batu loncatan. Kenyataanya adalah melanggengkan kekuasaan.

Dalberg Acton pernah menyatakan "power tends to corrupt and absolute power corrupt absolutely" (Kekuasaan itu cenderung korup dan kekuasaan mutlak pasti menyebabkan korupsi). Memang benar jika kekuasaan itu diberikan berlebih pasti korupsi. Korupsi uang, korupsi jabatan, korupsi hukum,korupsi ideologi. Agama juga dikorupsi. Semua dimanfaatkan untuk kepentingan pendek. Masalahnya si penguasa nya sendiri tidak menyadari dirinya korupsi. Begitulah tipu tipu kekuasaan. Merusak dan menghancurkan negeri tapi ia tak peduli dan menyadari. Rasanya ia tetap berbuat baik. Ini boleh kita sebut "Nero Syndrome".

Kaisar Nero sengaja membakar kota Roma lalu dia duduk dan bersenandung sambil bermain harpa. Hilang rasa berdosa. Dia telah berjasa bagi negara. Roma yang dibakar.
Untung bukan di negara kita. Republik Indonesia.

Bandung, 31 Mei 2019 (*)

copy dari teropongsenayan

Selasa, 01 Mei 2018

Akun Anonim Twitter Banjiri Asia Tenggara



1 Mei 2018

intelijen – Sejumlah kalangan menilai fenomena Botmageddon atau lonjakan tajam kemunculan akun Twitter baru yang anonim harus diwaspadai. Pihak tertentu disinyalir berniat memanipulasi publik secara massal lewat media sosial untuk mengegolkan kepentingannya, termasuk agenda politik.

Anda pengguna Twitter? Apakah jumlah follower Anda dua bulan terakhir ini melonjak tajam hingga ratusan bahkan ribuan akun? Jangan senang dulu. Apabila sebagian besar akun follower Anda tanpa foto profil, banyak yang namanya mirip dan baru melakukan 1-2 tweet (kicauan), Anda justru patut curiga.

Inilah fenomena Botmageddon atau “gelombang pasang” kemunculan akun anonim Twitter yang sedang melanda Asia Tenggara dan Asia Timur. Akun-akun anonim yang lazim disebut bot ini disinyalir dikerahkan pihak tertentu untuk sewaktu-waktu berkicau atau melakukan re-tweet agar dapat mempengaruhi persepsi masyarakat atas sebuah isu.

Entrepreneur teknologi asal Kamboja Maya Gilliss-Chapman yang kini bekerja di Silicon Valley memperingatkan bahwa sesuatu yang aneh sedang terjadi Maret-April ini. Akun Twitter dia, @MayaGC, dibanjiri follower pengguna baru Twitter dalam jumlah banyak. “Saya mendapat lebih dari 1.000 follower baru sejak awal Maret. Jadi, itu kira-kira meningkat 227% dalam hanya sebulan,” katanya dikutip Hongkongfp.com.

Meski banyak orang mungkin akan senang dengan peningkatan popularitas semacam ini, Maya justru curiga. Apalagi dia sebelumnya pernah bekerja di perusahaan teknologi untuk memberantas spam. Maya tak langsung melakukan follow back (balas mengikuti) akun-akun tersebut. Dia justru melaklukan riset, menyelidiki satu per satu. Hasilnya, ada kesamaan yang mencurigakan!

Akun-akun baru ini kebanyakan tidak memiliki foto profil, punya nama yang mirip, baru dibuat dan sangat jarang berkicau. Di sisi lain, akun-akun tersebut ternyata mengikuti seorang pengguna Twitter ternama di Kamboja termasuk para jurnalis, tokoh bisnis, akademisi dan selebritas.

Maya lantas merilis temuannya secara online. Dia menjelaskan bagaimana akun-akun itu dibuat oleh sejumlah operator tak dikenal yang berupaya keras menyembunyikan identitas asli mereka. Beberapa waktu kemudian, para pengguna Twitter di Thailand, Vietnam, Myanmar, Taiwan, Hong Kong dan Sri Lanka juga menemukan fenomena yang sama. Jumlah follower mereka meningkat drastis. Rata-rata menggunakan nama lokal dan jarang aktif berkicau. Seolah menunggu komando untuk berkicau bersama dan menjalankan misi tertentu

https://www.intelijen.co.id/akun-anonim-twitter-banjiri-asia-tenggara/

Sabtu, 26 Agustus 2017

Sebagian Saracen di Liputan 6

Begini Awal Terbentuk Sindikat Saracen


26 Agustus 2017

Polisi masih mengungkap sindikat Saracen yang diduga menyebarkan hate speech atau ujaran kebencian di media sosial.
Ujaran kebencian dijadikan ladang bisnis dengan tarif hingga puluhan juta rupiah. Lantas, bagaimana awal mula terbentuknya sindikat ini?

Jasriadi, yang merupakan ketua sindikat ini, mengklaim kelompok ini terbentuk untuk menghancurkan kelompok grup media sosial lain, yang menurutnya melakukan ujaran kebencian.
"Saracen awalnya terbentuk begitu saja, setelah kita hack grup yang namanya--ada kata binatang," ujar Jasriadi dalam wawancara khusus bersama Liputan6.com, Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 24 Agustus 2017.
"Nah, di situ isi dalam grup itu ujaran kebencian banyak, dan kami sebagai tim yang punya keahlian ingin menghancurkan grup tersebut," dia melanjutkan.
Dari situlah, kata Jasriadi, pihaknya mulai menghimpun jaringan melalui media sosial untuk menghancurkan grup tersebut.
"Ternyata grup itu admin-adminnya banyak yang menyamar. Nah, saya merasa terpanggil untuk menghancurkan (grup) itu. Saya coba mengambil-alih grup itu," ujar dia.
Nama Sarecen sendiri, kata Jasriadi, berarti perjuangan di media sosial. Namun, dia tidak menjelaskan tujuan perjuangan yang dimaksud.
"Waktu itu kita menggunakan Saracen, Saracen ini yang membuat nama si Ropi--Ropi Yatman tak lain mantan pacar tersangka Sri Rahayu Ningsih. Dia ambil dari (internet). Kalau enggak salah artinya perjuangan di media sosial," ujar dia.

Belajar Meretas

Jasriadi mengaku memiliki kemampuan meretas jaringan media sosial. Dia belajar secara autodidak di internet. Bahkan, dia belajar secara khusus tentang Facebook.
"Jadi tidak ada namanya kita diajari orang, prosesnya panjang sekali. Waktu itu saya mempelajari dasar-dasar Facebook, saya membuka kode source. Kebetulan di bawahnya ada pengembang developer-nya, orang India," kata dia.
"Beliau menjual program dasar-dasar FB (Facebook). Saya pelajari dari situ, saya beli waktu itu pembayarannya pakai Paypal," Jasriadi mengklaim.
Dalam kasus Saracen, polisi telah menangkap tiga tersangka. Ketiganya adalah Jasriadi alias JAS yang merupakan Ketua Saracen, MFT yang berperan sebagai koordinator media dan Informasi, serta Sri Rahayu Ningsih alias SRN yang berperan sebagai koordinator wilayah.
Polisi masih mencari tersangka lain yang merupakan admin jaringan Saracen. Polisi juga memburu pihak-pihak yang pernah memesan konten terlarang ini di Saracen.
"Ya kita akan kembangkan. Kita masih membidik admin-admin lain atau grup-grup lain yang memiliki modus yang serupa dengan kelompok (Saracen) ini," tandas Kasubbag Ops Satgas Patroli Siber Polri, AKBP Susatyo Purnomo.

copy dari liputan 6

----

Ini Daftar Harga Paket Ujaran Kebencian di Saracen

 26 Agustus 2017

Polisi hingga kini terus mengusut jaringan penyebar ujaran kebencian dan SARA melalui media sosial bernama Saracen.
Dalam pengembangannya, polisi menemukan proposal saat olah tempat kejadian perkara di kediaman Jasriadi alias JAS.

"Si JAS ini menyediakan proposal bagi siapapun kelompok maupun perorangan yang membutuhkan jasa yang bersangkutan, proposal dana kampanye dalam medsos," ujar Kasubdit 1 Dit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Irwan Anwar kepada Liputan6.com, Kamis 24 Agustus 2017.
Dalam proposal itu, kata Irwan, disebutkan bahwa jika ingin menggunakan jasa Jasriadi, maka bisa melalui CV Jadi Jaya dengan dikenakan tarif Rp 72 juta perbulan atau perpaket.
Irwan pun kemudian merinci harga paket yang ditawarkan Saracen tersebut:
1. Pembuatan webside atau blog Rp 15 juta perbulan
2. Jasa untuk buzzer dengan jumlah 15 orang masing-masing dihargai Rp 3 juta. Sehingga totalnya Rp 45 juta
3. Jasa untuk koordinator Rp 5 juta
4. Jasa untuk media Rp 7 juta
Namun begitu, Irwan belum dapat memastikan apakah jasa itu digunakan untuk pilkada atau bukan.
"Ini kami hanya menemukan bahwa yang bersangkutan memang dugaannya adalah sindikat yang menyiapkan jasa untuk melakukan hoax atau ujaran kebencian," tandas Irwan.
1 dari 2 halaman


 3 Tersangka

Sejauh ini, polisi telah menangkap tiga tersangka yang merupakan sindikat penebar kebencian Saracen. Ketiganya adalah JAS yang merupakan Ketua Saracen, MFT yang berperan sebagai Koordinator Media dan Informasi, serta SRN yang berperan sebagai koordinator wilayah.
Polisi masih terus mencari tersangka lain yang merupakan admin jaringan Saracen. Polisi juga memburu pihak-pihak yang pernah memesan konten terlarang ini di Saracen.
"Ya kita akan kembangkan. Kita masih membidik admin-admin lain, atau group-group lain yang memiliki modus yang serupa dengan kelompok ini," tandas Kasubbag Ops Satgas Patroli Siber Polri, AKBP Susatyo Purnomo.

copy dari : liputan 6

----

Langkah-Langkah Polri Ungkap Sindikat Saracen

26 Agustus 2017

Analis Kebijakan Madya bidang Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, pihak kepolisian sangat berhati-hati dalam mengungkap siapa saja pihak-pihak yang terlibat dalam sindikat penyebar ujaran kebencian, Saracen.
"Kita memulai ini pelan-pelan, tapi karena ini kasus yang sangat besar, termasuk nama baik banyak orang, termasuk ada nama senior-senior kita yang sudah pensiun. Karena ini juga reputasi banyak orang, sehingga nantinya bisa timbul yang namanya pencemaran nama baik," ujar Pudjo di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8/2017).

Dia menjelaskan, Saracen ini memang sudah sejak lama diperhatikan oleh pihak kepolisian. Pengungkapannya bahkan memakan waktu cukup lama.
"Ini sudah kita mencoba melakukan mapping berbagai konten di medsos setahun terakhir. Setelah kita lihat setahun terakhir, kita mengerucut ke enam bulan terakhir, dan satu bulan terakhir," ucap dia.
Dari proses mapping atau pemetaan tersebut, lanjut Pudjo, ada hubungan berbagai kelompok di berbagai kota menjadi satu kelompok besar yang bernamanya Saracen ini.
"Kita melakukan berbagai upaya penangkapan, pertama di Koja, kemudian Riau, dan terakhir Cianjur. Dari berbagai penangkapan, kita mendapatkan bukti digital," kata dia.
Selain bukti digital, menurut Pudjo, ada juga bukti lain yang didapat dari media sosial (medsos), yaitu data-data sebanyak 100 gigabyte.
"Kita terus bongkar. Baru sekitar 25 gigabyte kita bongkar, kita sedang telaah satu per satu," tutur dia.
Dari proses tersebut, sambung Pudjo, polisi juga berusaha tidak gegabah. Asas praduga tak bersalah tetap diterapkan terhadap orang-orang yang namanya tercantum dalam jaringan tersebut.
"Tentu saja akan kita panggil untuk dicocokkan apakah benar posisi orang itu sesuai dalam jaringan tersebut. Tapi untuk kelompok sudah kita dapatkan. Tapi kalau struktur organisasi, masih kita lakukan pendalaman," kata dia.
Mengenai siapa saja yang terlibat, Pudjo menyebut sebagian sudah beredar di medsos. Sebab, mereka yang namanya tertulis dalam struktur Saracen akan dipanggil.
"Kita harus cek ke yang bersangkutan. Akan kita mintai keterangan," jelas Pudjo.

copy dari : liputan 6

----

Siapa Pemesan Sindikat Saracen?

26 Agustus 2017

Polri membongkar sindikat penyebar ujaran kebencian atau hate speech dan SARA melalui media sosial. Jaringan penebar kebencian tersebut bernama Saracen.
Polisi telah menangkap tiga orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Jasriadi (32) yang berperan sebagai ketua, Muhammad Faizal Tanong (43) sebagai koordinator bidang media dan informasi, serta Sri Rahayu Ningsih (32) sebagai koordinator grup wilayah.

Kasubdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Irwan Anwar mengatakan, anggota sindikat ini telah memiliki beragam konten hate speech sesuai isu yang tengah berkembang. Mereka kemudian menawarkan produk itu dalam sebuah proposal.
"Mereka menyiapkan proposal. Dalam satu proposal yang kami temukan, itu kurang lebih setiap proposal nilainya puluhan juta rupiah," ujar Irwan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 23 Agustus 2017.
Sindikat Saracen diketahui memiliki ribuan akun. Mereka juga berbagi tugas untuk mengunggah konten pro dan kontra terhadap suatu isu.
"Misalnya kurang lebih 2.000 akun itu dia membuat meme menjelek-jelekkan Islam, ribuan lagi kurang lebih hampir 2.000 juga menjelek-jelekkan Kristen. Itu yang kemudian tergantung pemesanan," jelas Irwan.

Kepala Bagian Mitra Biro Penmas Divisi Humas Mabes Polri Kombes Awi Setiyono menjelaskan, dalam proposal itu, sindikat Saracen meminta dana sekitar Rp 72 juta.
Dalam proposal dana tersebut, Saracen mematok harga Rp 15 juta untuk jasa pembuat website. Sementara untuk buzzer, Saracen memiliki 15 anggota yang akan mendapat upah selama sebulan sebanyak Rp 45 juta.
Sedangkan tersangka Jasriadi yang berperan sebagai ketua sindikat Saracen, yang tugasnya mengunggah postingan provokatif bernuansa SARA, meminta upah Rp 10 juta.
Lalu sisa dari dana pengajuan proposal tersebut, ujar Awi, digunakan untuk kepentingan lain di luar perkiraan.
"Terkait tadi masalah pemesanan itu, begini untuk proses penyidikan ini, penyidik menemukan ada satu proposal. Yang terakhir ada cost untuk wartawan," ujar Awi di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 24 Agustus 2017.
Walau demikian, Awi tidak mempercayai begitu saja apa yang dituliskan oleh pelaku, termasuk dana untuk wartawan. Ia mengatakan, pihaknya masih terus mendalami temuan-temuan tersebut.
"Itu kan proposalnya dia yang kita temukan. Tapi belum tentu kan. Itu yang perlu proses pendalaman. Kita tidak percaya begitu saja. Kalau dia tulis begitu, apa kita langsung percaya? Teman-teman wartawan dirugikan juga toh. Itu temuan-temuan," ujar dia.
Kasubag Ops Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri AKBP Susatyo Purnomo menuturkan, angka yang ditawarkan dalam setiap proyek ujaran kebencian dan SARA oleh Saracen ini bahkan mencapai Rp 100 juta.
"Dia menawarkan ya senilai Rp 75 juta sampai Rp 100 juta, itu atas proposal ya," ujar Susatyo.
Kendati pihaknya belum bisa memastikan harga riil per proposal. Apalagi polisi masih terus menggali siapa saja yang pernah membeli jasa Saracen untuk menebar kebencian dan SARA ini.
"Makanya kami masih mendalami, karena kan kami belum cek betul apakah itu hanya ajuan mereka dan sebagainya," kata Susatyo.

Tutup Mulut Siapa Pemesan

Kabag Mitra Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, tiga tersangka sindikat Saracen tidak terbuka saat pemeriksaan.
"Termasuk, siapa yang selama ini pesan, memang yang bersangkutan sangat tertutup. Beberapa tersangka ini juga sulit kita mintai keterangan," ucap Awi di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis 24 Agustus 2017.
Polisi juga masih mendalami siapa saja pihak-pihak yang memesan sindikat Saracen. "Yang lain-lain terkait dengan kelompok-kelompok mana yang pernah pesan, atau siapa yang pernah pesan kepada mereka, ini masih proses pendalaman," ujar Awi.
Sementara akibat perbuatannya itu, Jasriadi disangkakan melakukan tindak pidana ilegal akses sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 ayat 2 jo Pasal 30 ayat 2 dan atau Pasal 46 ayat 1 jo Pasal 30 ayat 1 UU ITE Nomor 19 Tahun 2016, dengan ancaman tujuh tahun penjara.
Sementara Muhammad Faisal Tanong dan Sri Rahayu Ningsih disangkakan melakukan tindak pidana ujaran kebencian atau hate speech dengan konten SARA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE, dengan ancaman enam tahun penjara, dan atau Pasal 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 3 UU ITE dengan ancaman enam tahun penjara.
Awi mengatakan, kepolisian berencana mengundang pihak-pihak yang namanya tercantum di struktur organisasi Saracen.
"Penyidik juga ke depan perlu mengundang pihak-pihak yang namanya ditulis di situ untuk mengklarifikasi. Syukur-syukur nama-nama yang ada di situ, silakan langsung ke Bareskrim untuk mengklarifikasi. Ya lebih bagus. Tapi itu tadi, masih dalam proses perencanaan," jelas Awi di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 24 Agustus 2017.
Namun, Awi menegaskan, pihaknya tidak akan sembarangan memanggil orang-orang tersebut untuk dimintai klarifikasi.
"Kita juga tidak sekonyong-konyong memanggil orang-orang yang ada dalam struktur (Saracen) itu. Kalau tidak ada benang merahnya, ya tidak (diundang). Sifatnya bukan memanggil, tapi mengundang untuk klarifikasi," Awi menambahkan.

Eggi Sudjana dan Ampi Tanudjiwa Membantah

Nama Jenderal (Purn) Ampi Tanudjiwa tertera dalam struktur Saracen sebagai dewan penasihat bersama dengan Eggi Sudjana. Dia membantah terlibat dalam sindikat penyebar ujaran kebencian bernada SARA dan hoax itu.
"Hanya Eggi Sudjana yang saya kenal. Saya lagi nanya Pak Eggi. Saya hubungi Eggi, dia di Mekah," kata Ampi saat dikonfirmasi, Jumat (25/8/2017).
Dia mengaku tak mengerti dan tidak mengetahui soal sindikat Saracen yang kini ramai diperbincangkan setelah sejumlah pengurusnya ditangkap polisi karena dianggap bertanggung jawab dalam penyebaran konten ujaran kebencian.
"Saya belum tahu Saracen apa artinya. Banyak yang menelepon saya, saya enggak tahu, singkatan apa, kerjanya pun enggak tahu juga," katanya.
Tak terima namanya dicatut di dalam struktur Saracen, dia berencana akan melakukan gugatan. "Saya akan gugat perdata dan pidana," kata Ampi.
Saat masih menjadi perwira aktif di lingkungan TNI AD, beberapa jabatan penting diemban Ampi. Dia pernah menjabat Komandan Korem pada tahun 1995-1997. Kariernya kian moncer saat menjabat Kepala Staf Kodam Wirabuana. Bintang dua dia capai saat kariernya menjabat Wakil Komandan Diklat TNI di Bandung.
Saat ABRI masih memiliki kursi di DPR, Ampi pernah duduk sebagai anggota DPR untuk Fraksi TNI/Polri selama 36 bulan.
Saat pemilihan presiden lalu, Ampi terlibat menjadi tim sukses salah satu pasangan calon, bersama Rijal Kobar yang sudah divonis ujaran kebencian.
"Oh iya, saya di sana (tim sukses pemenangan salah satu calon). Jadi Ketua Pembinanya, bareng Rizal Kobar, Eggi Sudjana," ujar Ampi.

Nama seorang wartawan media online di Pekanbaru, Zukri Subayang juga dicatut jaringan penyedia jasa konten ujaran kebencian Saracen sebagai anggotanya. Dari susunan redaksi portal berita Saracennews.com‎, tertulis Zukri bertugas sebagai reporter.
Zukri membantah keras hal tersebut. Dia mengaku tidak mengetahui nama Saracen, apalagi bergabung dalam portalnya. Dia menyatakan, namanya telah dicatut pemilik media tersebut, Jasriadi.
"Saya tidak mengenal apa itu portal berita Saracen. Nama saya telah dicatut," kata Zukri di Pekanbaru, Jumat, 25 Agustus 2017.
Sementara itu, Eggi Sudjana juga merasa difitnah dan dikriminalisasi terkait pencantuman namanya di struktur organisasi Saracen. 
"Secara ilmu hukum, saya punya hak hukum sebenarnya. Di-cover dalam Pasal 310 dan 311 KUHP. Yang intinya, menjadikan saya dicemarkan namanya dan difitnah. Maka saya punya hak hukum untuk melapor," kata Eggi.
Namun, Eggi merasa belum saatnya melaporkan hal itu. Karena menurut dia, hasil penyelidikan Polri hingga saat ini belum benar-benar jelas.
"Kalau pitnah basa Sunda, saya suka karena saya orang Sunda. Pitnah, kejepit ngeunah, artinya kejepit enak. Tapi kalau fitnah ini lebih sadis dari pembunuhan, karena yang enggak terlibat sekalipun, keluarga saya, ini jadi kena semua," ujar Eggi sambil berkelakar.
Dia pun mengaku heran dengan rencana Polri yang akan meminta klarifikasi nama-nama yang tercantum dalam struktur saracen.
"Sekarang saya sendirinya aja tidak tahu, tidak mendengar, tidak mengalami, tidak melihat. Bagaimana saya mau dipanggil? Jadi saksi, apa yang mau disaksikan?" respons Eggi Sudjana saat dihubungi Liputan6.com, Kamis malam 24 Agustus 2017.

Cerita Munculnya Nama Ampi dan Eggi

Pimpinan sindikat penyebar ujaran kebencian Saracen, Jasriadi menuturkan bagaimana munculnya nama Eggi Sudjana dan Purnawirawan Ampi Tanudjiwa dalam struktur organisasinya. Nama keduanya muncul saat kopi darat para aktivis siber.
Mereka berencana membuat kelompok. Sebuah struktur organisasi pun disusun. Seorang peserta pertemuan mengusulkan nama Eggi Sudjana dicantumkan.
"(usul) Rizal Kobar. Waktu itu siapa ininya, pembina atau apa waktu itu saya lupa. Pak Eggi saja (katanya). Saya tanya apa enggak jadi masalah. (Dia bilang) nanti kita bicarain," kata Jasriadi pada Liputan6.com, Kamis (25/08/2017).
Rizal Kobar adalah terpidana kasus ujaran kebencian. Ia ditangkap polisi hanya beberapa jam sebelum aksi 212, tahun lalu.
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutusnya bersalah. Rizal divonis enam bulan penjara.
Nama Mayjend Purnawirawan Ampi Tanudjiwa, menurut Jasriadi, juga dimasukkan tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. ia mengaku tidak pernah bertemu dan berkomunikasi dengan Ampi.
Nama itu dimasukan Rizal Kobar. "Ya itu Bang Rizal Kobar (yang masukan)," lanjut Jasriadi. Rizal pula yang, menurut Jasriadi, menunjuknya jadi ketua Saracen.
"Saya ditunjuk jadi ketua juga enggak setuju. Tapi ada teman-teman online ya sudah mas Jas saja. karena mas Jas mengetahui di IT," kata Jasriadi.
Jasriadi pun mengaku tidak tahu Ampi Tanudjiwa.
"Siap, tidak tahu. Tidak pernah komunikasi," kata Jasriadi kepada Liputan6.com.

copy dari liputan 6


Video

  • https://www.vidio.com/watch/830851-pengakuan-pemegang-admin-utama-saracen
  • https://www.vidio.com/watch/831875-polisi-kantongi-nama-klien-sindikat-penyebar-kebencian-saracen-liputan6-malam

Minggu, 31 Mei 2009

Google secret

Rahasia Google

Google merupakan salah satu mesin pencari terbaik yang dapat mencari secara jelas tentang apa yang kita inginkan. Tetapi kebanyakan orang tidak menggunakannya untuk keuntungan yang terbaik. Apakah Anda cukup tancapkan dalam kata kunci atau dua dan berharap untuk yang terbaik? Yang mungkin merupakan cara tercepat untuk mencari, tetapi dengan lebih dari 3 miliar halaman dalam indeks Google, hmm coba anda bayangkan mungkin jika anda beruntung anda akan mendapat hasil yang diinginkan… kalau beruntung :)

Namun Google sungguh merupakan perangkat canggih yang dapat memudahkan dan meningkatkan eksplorasi Internet Anda.

Mari kita lihat beberapa trik pencarian pada google.

Pencarian dengan sintaks

Menggunakan sintaks khusus merupakan salah satu cara untuk memberitahu ke Google bahwa anda ingin membatasi pencarian anda ke beberapa elemen atau karakteristik dari halaman Web. Google memiliki daftar yang cukup lengkap dari sintaks di www.google.com/help/operators.html

Berikut ini adalah beberapa operator sintaks yang dapat membantu mempersempit hasil pencarian Anda.

Intitle: di awal permintaan kata atau frase (intitle: “Three Blind Mice”) fungsinya untuk membatasi hasil pencarian Anda hanya untuk judul dari halaman Web.

Intext: adalah kebalikan dari intitle:, operator ini hanya mencari teks yang ada dalam halaman (body teks) web, serta mengabaikan judul,link, dan sebagainya. Intext: cocok digunakan ketika apa yang anda cari mungkin sering muncul dalam halaman URL. i.e Jika anda ingin mencari istilah HTML, misalnya, dan Anda tidak ingin mendapatkan hasil seperti www.mysite.com/index.html, Anda cukup memasukkan intext:html pada kotak pencarian

Link: memungkinkan Anda melihat halaman yang terhubung ke halaman web Anda atau ke halaman lain yang Anda inginkan.Sebagai contoh, coba ketik

link: http://www.youtube.com

site: (yang membatasi hasil ke top-level domains) dengan operator intitle: untuk menemukan beberapa jenis halaman. Misalnya, mencari background pendidikan Mark Twain pada search box “ intitle: “Mark Twain” site: edu” (tanpa kutip luar) cobalah dengan berbagai variasi; agar anda dapat menemukan beberapa strategi untuk mencari barang atau halaman yang anda inginkan secara lebih efektif. Dan perintah site: ini sangat berguna sebagai alternatif dalam pencarian ke banyak situs.

Swiss Army Google

Google memiliki sejumlah layanan yang bisa membantu Anda menyelesaikan tugas anda menggunakan cara yang mungkin tidak pernah terbesit dalam pemikiran anda. Misalnya,fitur baru dari kalkulator pada google (www.google.com / help / features.html # kalkulator) memungkinkan Anda melakukan perhitungan matematik dan konversi di kotak pencarian.

Biarkan Google membantu Anda untuk mengetahui apakah ejaan Anda benar atau tidak dan memberitahukan ejaan yang tepat untuk pencarian Anda. Masukkan kata eja atau frase yang salah ke dalam kotak pencarian (coba “thre blund mise”) dan Google dapat menyarankan ejaan yang benar. fitur Ini tidak selalu berhasil; fitur ini bekerja optimal ketika kata yang anda cari dapat ditemukan dalam kamus. Setelah Anda menemukan ejaan yang benar, hasil nya akan terlihat pada halaman hasil dengan tulisan mengulangi ejaan anda yang salah. (Jika Anda mencari “three blind mice,” di bawah jendela pencarian akan muncul pernyataan seperti Searched the web for “three blind mice.”) Anda akan menemukan bahwa Anda dapat klik pada setiap kata dalam frase pencarian Anda dan mendapatkan definisi dari kamus.

Next Misalnya anda ingin menghubungi seseorang dan tidak ada nomor telepon yang mudah. Google dapat membantu Anda untuk itu, juga. Cukup masukkan nama, kota, dan negara. (Kota ini adalah opsional, tapi Anda harus memasukkan negara.) Jika nomor telepon sesuai dengan daftar, Anda akan melihatnya di bagian atas hasil pencarian bersama dengan link ke peta alamat. Jika Anda lebih suka membatasi hasil Anda, gunakan rphonebook: untuk perumahan atau daftar bphonebook: untuk listing bisnis. Jika Anda lebih suka menggunakan form pencarian untuk bisnis telepon listing, coba YellowSearch (www.buzztoolbox.com / google / yellowsearch.shtml).

Extended Googling

Google menawarkan beberapa layanan yang memberikan fokus mulai dari head start dalam pencarian Anda. Google Groups (http://groups.google.com) dapat mengindeks jutaan message dari beberapa dekade mengenai diskusi Usenet.

Google bahkan membantu anda belanja melalui dua alat: Froogle(http://froogle.google.com),indeks produk dari toko online, dan Google Katalog (http://catalogs.google.com),yang fiturnya memiliki lebih dari 6.000 katalog yang dapat dicari dalam katalog indeks. Dan ini hanya permulaan. Anda bisa mendapatkan daftar lengkap dari Google dan layanan di www.google.com / options / index.html

Anda mungkin menggunakan Google untuk digunakan dalam browser Anda. Tetapi apakah Anda pernah berpikir untuk menggunakan Google di luar browser anda?

Google Alert(www.googlealert.com)

memonitoring pencarian anda dan memberikan e-mail kepada anda tentang informasi terbaru ke Google Web indeks. (Google Alert tidak berafiliasi dengan Google; Google Alert ini menggunakan layanan Google Web API untuk melakukan pencarian.)

Jika anda lebih tertarik pada berita terbaru daripada konten Web, periksa versi beta Google News Alerts(www.google.com / newsalerts).Layanan ini ( berafiliasi dengan Google) akan memantau berita hingga 50 berita per alamat e-mail Anda dan mengirim informasi tentang kisah berita yang cocok dengan query Anda. (Petunjuk; Gunakan intitle: dan source: Sintaks elemen di Google News untuk membatasi jumlah informasi yang dikirimkan pada Anda.)

Google pada telepon? Yup. Layanan ini diberikan kepada Anda oleh orang-orang di Google Labs

(http://labs.google.com),tempat percobaan bagi ide-ide dan fitur-fitur Google (yang dapat datang dan pergi, sehingga apa yang ada di tulisan ini mungkin tidak akan ada ketika Anda memutuskan untuk check it out). Cari dengan Google Voice (http://labs1.google.com/gvs.html),cukup melakukan panggilan pada Voice Search phone number, berbicara kata kunci, kemudian klik pada link yang ditunjukkan. Setiap kali Anda mengatakan baru istilah pencarian, halaman hasil akan refresh dengan permintaan baru Anda (Anda harus memiliki JavaScript untuk bekerja). Ingat, layanan ini masih dalam tahap percobaan, jadi jangan berharap 100 persen sukses.

Pada tahun 2002, Google meluncurkan Google API (application programming interface), salah satu cara bagi programmers untuk mengakses mesin pencari Google hasil tanpa melanggar Persyaratan Layanan Google. Banyak orang telah membuat aplikasi yang berguna dan kadang-kadang tidak-begitu-bermanfaat tetapi menarik untuk dicoba. Aplikasi ini tidak tersedia dalam Google itu sendiri, seperti Google Alert. Untuk banyak aplikasi, Anda akan memerlukan sebuah API key yang tersedia gratis dari www.google.com/apis

See the figures for two more examples, and visit www.pcmag.com/solutions for more.

berkat berbagai properti pencarian yang berbeda-beda, Google menjadi mesin pencari yang luar biasa dibandingkan dengan search engine yang lain. dengan mencoba trik pada artikel ini Anda akan terkagum-kagum pada google ,saat melakukan pencarian dengan cara yang berbeda sehingga menampilkan hasil yang lebih optimal.

Okay juzt tried it and I hope this can help you sory for the awful language
_____________________________________________________________

Copy dari : TRIANGGADA

Sabtu, 09 Mei 2009

Aktivasi Windows 7 RC



Dari Detiknet Kamis, 07/05/2009 :
Mau Jajal Windows 7 RC? Ini Kode Aktivasinya


Jakarta - Windows 7 Release Candidate (RC) Build 7100 kini telah tersedia bagi publik dan bisa diunduh pada situs resmi Microsoft. Produsen software raksasa itu juga telah menyediakan kode aktivasi bagi Windows 7 RC.

Jika Anda mau mencarinya sendiri, kunjungi situs resmi Windows 7 RC. Pada halaman pengunduhan, cari kolom di bagian bawah untuk mendownload Windows 7 RC yang memiliki nama lain Build 7100 ini. Pada kolom pemilihan specific language, sign-in di Windows Live ID dan dapatkan langsung product keys-nya.

Dikutip detikINET dari softpedia , Kamis (7/5/2009) berdasarkan penjelasan Stephen L Rose selaku Senior Community Manager Windows IT Pro Client, user diharapkan memperhatikan tanggal 'kadaluarsa' di Windows 7 versi beta dan RC. User harus mengaktivasi terlebih dahulu saat mencoba menginstal versi beta dan RC tersebut, atau ada tanda peringatan dari Microsoft.

Saat melebihi tanggal 'kadaluarsa', siap-siap saja PC Anda akan dimatikan sendiri setiap 2 jam. Windows 7 Beta memiliki tanggal kadaluarsa sampai 1 Agustus 2009 (PC akan otomatis mati setiap 2 jam, mulai 1 Juli 2009). Sementara Windows 7 RC memiliki tanggal kadaluarsa 1 Juni 2010 (PC akan otomastis mati setiap 2 jam, mulai 1 Maret 2010)

Berikut ini adalah kunci aktivasi Windows 7, 32-bit (x86) and 64-bit (x64):

● MVBCQ-B3VPW-CT369-VM9TB-YFGBP;
● C43GM-DWWV8-V6MGY-G834Y-Y8QH3;
● GPRG6-H3WBB-WJK6G-XX2C7-QGWQ9;
● MM7DF-G8XWM-J2VRG-4M3C4-GR27X;
● KGMPT-GQ6XF-DM3VM-HW6PR-DX9G8;
● MT39G-9HYXX-J3V3Q-RPXJB-RQ6D7;
● MVYTY-QP8R7-6G6WG-87MGT-CRH2P;
● RGQ3V-MCMTC-6HP8R-98CDK-VP3FM;
● Q3VMJ-TMJ3M-99RF9-CVPJ3-Q7VF3;
● 6JQ32-Y9CGY-3Y986-HDQKT-BPFPG;
● KBHBX-GP9P3-KH4H4-HKJP4-9VYKQ;
● BCGX7-P3XWP-PPPCV-Q2H7C-FCGFR;
● P72QK-2Y3B8-YDHDV-29DQB-QKWWM;
● 6F4BB-YCB3T-WK763-3P6YJ-BVH24;
● 9JBBV-7Q7P7-CTDB7-KYBKG-X8HHC. ( ash / ash )

Rabu, 25 Juni 2008

NTFS Undelete

Ingin menggunakan software murah, silahkan cari software yang berlisensi open source. Salah satu software untuk mengembalikan file yang terlanjur terhapus dapat menggunakan "NTFS undelete" ini. Memang ada beberpa hal yang perlu di[erhatikan demi keberhasilan mendapatkan kembali file yang telh terhapus. Syaratnya ibarat file itu tersimpan di rak buku, rak itu belum terisi oleh file lain. Jadi selama belum tertimpa file lain besar kemungkinan file tersebut masih dapat fitemukan.

Untuk itu selama menjalanan software semacam ini disarankan untuk tidak secara bersamaan juga menjalankan aplikasi lain. Mengingat aplikasi-aplikas / software seringnya membuat chace atau temporer file yang disimpan di penyimpanan.

Software ini kebetulan dikhususkan untuk seting penyimpanan NTFS. Untuk versi installer under windows silahkan klik download ini.

Untuk penjelasan lebih detail soal cara menggunakan dan installer versi lainnya silahkan kunjungi http://ntfsundelete.com/

Sekian.

Selasa, 24 Juni 2008

Virtualisasi

Yang dimaksud virtualisasi di dunia bergaya IT itu komputer yang divirtualkan. Salah satu artikel yang mengulas gambaran kebutuhan virtualisasi dicopykan dari majalah SDA dengan judul "Virtualisasi: Solusi bagi Perusahaan untuk Lebih Efisien" sbegai berikut :

Laporan dari Environmental Protection Agency (EPA) baru-baru ini membuktikan apa yang selama ini sedang menjadi perhatian para CIO (Chief Information Officer) dan pengelola TI di seluruh dunia. Laporan ini berkaitan dengan efisiensi energi untuk data center.

Di banyak perusahaan, data center memang mengkonsumsi daya terbesar. Tak heran bila kampanye TI hijau oleh berbagai vendor membuat perusahaan mengurangi konsumsi daya server hingga 30 %.

Masih menurut laporan EPA, konsumsi daya keseluruhan data center berkisar pada angka 1,5% dari total konsumsi daya di AS. Hal ini berpotensi untuk dilakukan penghematan biaya hingga USD4 miliar pada biaya listrik tahunan dengan menggunakan perangkat dan pengoperasian secara optimal.

Bila dilihat lebih jauh, sebenarnya terdapat dua tujuan mengurangi jumlah server, yaitu peningkatan efektivitas server dan pengurangan konsumsi daya. Dengan penambahan server, maka tidak hanya mempersulit pemantauan dan pengendaliannya, tapi juga menambah sumber daya yang dibutuhkan, termasuk daya dan ruang.

Perusahaan sekelas Juniper Networks juga mulai memperhatikan hal ini dan memutuskan untuk memulai perubahan dengan meningkatkan efisiensi. Untuk itu, TI dengan mempertimbangan virtualisasi memungkinkan penggunaan sebuah server fisik untuk menjalankan beberapa sistem operasi dan aplikasi sekaligus yang secara logika terpisah.

Virtualisasi ini memungkinkan peningkatan efisiensi konsumsi daya dan utilitas server. Pada akhirnya, hal ini akan mengurangi penggunaan server dan mengakibatkan berkurangnya kebutuhan daya, pendingin, ruang, dan efisiensi biaya operasional.

Efisiensi juga dapat dilakukan dengan menginventarisasi server yang ada dan benar-benar memahami apa yang penting untuk bisnis. Hal ini sangat krusial karena biasanya departemen TI menghadapi dilema bagaimana mengurangi jumlah server dengan tetap mengimbangi dukungan atas pertumbuhan kebutuhan perusahaan yang semakin cepat.

Selain itu, bekerja sama dengan pimpinan departemen, developer, pengguna aplikasi, dan departemen TI dapat dengan cepat menentukan server mana yang memungkinkan untuk dikurangi.

Biasanya, jumlah fisik server dapat dikurangi dengan melakukan virtualisasi. Dengan demikian, untuk 100 server akan terjadi pengurangan konsumsi listrik yang mencapai lebih dari 50 ribu watt.

Sebenarnya, proyek virtualisasi server diharapkan dapat meningkatan pengurangan server yang digunakan dengan rasio virtualisasi 250 server dalam 10 server fisik.

Berdasarkan data, biasanya sebuah rack pada data center mampu menampung 42U (1,75 inchi per U). Angka 27-30U ini dapat digunakan untuk server, sisanya untuk panel, kabel dan power. Dengan demikian, asumsi rasio daya adalah 4:1 untuk mendinginkan server.

Sementara itu, Juniper merekomendasikan, jika perlu menambahkan server di tahun 2008, akan lebih baik bila berinvestasi pada produk yang memberikan efisiensi energi dan memberikan utilitas yang maksimal. Apalagi, strategi inovatif untuk data center adalah dengan memperhatikan baik dari sisi lingkungan juga sisi bisinis.

by Redaksi SDA Asia Magazine
14.05.2008 >> direct link