Selasa, 02 Mei 2017

Menteri Jepang Mundur karena Tak Bisa Jaga Mulut


Rabu, 26 April 2017

Tokyo, HanTer - Menteri Jepang, yang mengawasi pembangunan kembali daerah hancur akibat tsunami pada 2011 dan bencana nuklir Fukushima, mundur pada Rabu (26/4/2017) setelah mengatakan bahwa lebih baik bencana tersebut melanda wilayah timur laut daripada Tokyo.

Masahiro Imamura terpaksa berhenti setelah ucapannya pada Selasa di pesta untuk anggota parlemen Partai Demokrat Liberal (LDP), yang berkuasa.

Saat berbicara tentang biaya akibat bencana alam itu, yang menyebabkan hampir 20.000 orang tewas atau hilang, Imamura mengatakan, "Lebih baik itu terjadi di timur laut."

Tanggapan tersebut muncul beberapa minggu setelah Imamura memicu kemarahan pada jumpa pers dengan meremehkan orang yang meninggalkan Fukushima karena ketakutan setelah bencana nuklir terburuk di dunia sejak Chernobyl itu, lalu meneriaki seorang pewarta dan bergegas keluar ruangan.

Tanggapan Imamura itu memicu teguran langsung dari Perdana Menteri Shinzo Abe, yang meminta maaf atas namanya. Pengunduran dirinya yang cepat ditujukan untuk meminimalkan citra buruk pemerintah Abe, yang telah dituduh berpuas diri tanpa adanya pihak oposisi.

"Ini adalah komentar yang sangat tidak pantas dan menyakitkan bagi orang-orang di zona bencana, sebuah tindakan yang menyebabkan orang-orang kehilangan kepercayaan padanya," kata Abe kepada wartawan setelah Imamura mengundurkan diri dikutip Antara.

Persoalan tersebut masih sensitif karena perekonomian di daerah itu telah berjuang untuk pulih sementara pekerjaan rekonstruksi berjalan lambat. Banyak keluarga pengungsi juga telah putus asa untuk kembali ke kota asal mereka.

Mudurnya pejabat negara telah tejadi beberapa kali.

Wakil Menteri Rekonstruksi Shunsuke Mutai pada tahun lalu menarik perhatian setelah memaksa seorang bawahan menggendongnya agar kakinya tetap kering saat ia mengunjungi daerah banjir. Dia berhenti pada bulan Maret pada malam peringatan keenam bencana 11 Maret setelah membuat lelucon tentang insiden tersebut.

Seminggu yang lalu Wakil Menteri Perekonomian, Perdagangan dan Industri, Toshinao Nakagawa, dipaksa untuk mengundurkan diri dari jabatannya setelah berita mengenai perselingkuhannya diketahui khalayak. Dia kemudian mengundurkan diri dari LDP.

Dukungan terhadap Abe saat ini sekitar 50 persen meski ada serangkaian skandal baru-baru ini, termasuk yang melibatkan sekolah nasionalis. Dia memiliki kesempatan menjadi pemimpin terlama Jepang setelah partai berkuasa memungkinkan dia menjalani masa jabatan ketiga berturut-turut setelah masa jabatannya berakhir pada 2018.

(Ant)

copy dari : harianterbit dot com

Nasihat Pengguna Facebook

Magna Patriadi N
facebook-2 mei 2017

MAKSIAT HATI


Meninggalkan apa yang dilarang jauh lebih sulit karena melakukan amal ketaatan dapat di­lakukan setiap orang, tetapi meninggalkan syahwat hanya bisa diwujudkan oleh mereka yang tergolong shid­diqun. Oleh karena itu, Rasulullah SAW. bersabda:
"Orang yang berhijrah adalah yang meninggalkan keburukan, sedangkan orang yang berjihad adalah yang berjuang melawan hawa nafsunya".

Ketahuilah bahwa ketika engkau bermaksiat sesungguhnya engkau melakukan maksiat tersebut dengan anggota badanmu, padahal ia merupakan nikmat dan amanat Allah yang diberikan kepadamu. Mempergunakan nikmat Allah dalam rang­ka bermaksiat kepada-Nya adalah puncak kekufuran dan berkhianat terhadap amanat yang dititipkan Allah kepadamu. Itu betul-betul merupakan perbuatan yang me­lampaui batas. Anggota badanmu adalah rakyat atau gembalaanmu, maka perhatikan dengan baik bagaimana kamu menggembalakan mereka. Masing-masing kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung ja­wab atas yang dipimpinnya. Sadarlah bahwa semua anggota badanmu akan menjadi saksi atasmu pada hari kiamat dengan lidah yang fasih. Ia akan menyingkap rahasiamu di hadapan semua makhluk. Allah Swt. berfirman:

“Pada hari dimana lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas perbuatan yang kalian lakukan” (Q.S. an-Nur: 24).

“Pada hari ini, Kami tutup mulut mereka sedangkan tangan mereka berbicara pada Kami dan kaki mereka menjadi saksi atas apa yang mereka kerjakan” (Q.S. Yasin: 65).

Oleh karena itu, peliharalah semua anggota badanmu dari maksiat. Khususnya tujuh anggota badanmu karena neraka Jahannam memiliki tujuh pintu. Dari masing-masing pintu untuk mereka mempunyai bagian tersendiri. Dan yang masuk ke dalam pintu-pintu neraka Jahannam itu adalah mereka yang bermaksiat kepada Allah SWT. dengan tujuh anggota, yaitu: mata, telinga, lidah, perut, kemaluan, tangan dan kaki.

(Kajian dari kitab Bidayatul Hidayyah).

Selasa, 04 April 2017

Mempertanyakan Satu Juta Rumah Rakyat ala Jokowi



intelijen – Anggaran yang dialokasikan negara untuk perumahan murah bagi rakyat terus naik atau membesar. Tetapi anehnya, target penyediaan rumah murah untuk rakyat terus turun atau mengecil.

Analisis itu disampaikan pengamat politik dan ekonomi Salamuddin Daeng kepada intelijen (04/04). Salamuddin pun memaparkan jumlah uang negara tiap tahun yang dialokasikan untuk subsidi rumah. Tahun 2009 pemerintah alokasikan pagu anggaran Rp.2,5 triliun dengan target 131.655 unit rumah. Tahun 2015 dengan pagu anggaran Rp. 5,1 T target 62.062 unit. Tahun 2016 dengan pagu anggaran Rp.9,23 Triliun target 87.390 unit.

Terkait data itu, Salamuddin meminta publik untuk membandingkan besaran kenaikan pagu anggaran dengan jumlah rumah dalam data itu.

“Aneh kan? Jangan-jangan ada yang mengatur kenaikan harga rumah setiap tahun? Sehingga negara harus membayar mahal subsidi kepada taipan? Wah ini harus diusut!” tegas Salamuddin.

Salamuddin mencurigai program “satu juta rumah” ala Presiden Jokowi tidak pernah ada. “Jangan-jangan maksud dari subsidi perumahan itu adalah property yang dibangun para taipan? Atau property di atas lahan reklamasi Teluk Jakarta yang gagal?” tanya Salamuddin.

Menurut Salamuddin, memang ada pembangunan apartemen ugal-ugalan di Jakarta oleh para taipan property. Tetapi harga jualnya tidak murah. “Dan itu bukan untuk rakyat miskin. Pertanyaannya ke mana dana subsidi puluhan triliun itu mengalir? Usut dan tangkap!” pungkas Salamuddin.

Red

dicopy dari intelijen.co.id

Kamis, 30 Maret 2017

Cara Berargumentasi Politik



Sesuai  gaya Amerika pidato dan argumen politik dipolarisasikan antara kubu konservatif dan kubu moderat.

Selasa, 21 Maret 2017

Mencari Pengikut Melalui Film


Waspada menikmati tayangan film. Jangan terpengaruh oleh propaganda dan ajakan gaya hidup durhaka. Dalam film banyak peran yang dimainkan membangun kisah-kisah. Ibarat cermin kehidupan, kisah film bisa apa saja. Baik, buruk, salah, benar dll.

Devie Rahmawati, S.Sos., M.Hum Pengamat Sosial memberitahukan bahwa :
  • Tayangan media (termasuk film) memiliki potensi besar mempengaruhi tindakan, prilaku dan gaya hidup penontonnya;
  • Film mempu membuat penonton percaya yang dilihatnya sebagai kebenaran;
  • Adegan dalam film dianggap biasa dan tidak salah bila dilakukan;
Pengaruh tersebut disebutnya sebagai Bandwagon effect.

Karya film belakangan ini sering menyisipkan kontent gay dalam adegannya. Mengapa ? Menurut Devie, konten gay sengaja disisipkan agar jumlah pengikut gaya hidup itu semakin bertambah. Karena didorong oleh motiv adanya sifat alamiah manusia yang berusaha menambah jumlah golongannya.

Berikut copy pemberitaan selengkapnya :

Konten Gay dalam Film Lebih Berdampak pada Anak

Sabtu, 18 Maret 2017

Keberadaan konten LGBT dalam media publik seperti film diakui pengamat sosial akan memberikan dampak kepada masyarakat. Dampak tersebut akan lebih bertahan lama bila menyasar kalangan muda.

"Tayangan di media, khususnya film, memiliki potensi besar untuk memengaruhi tindakan, perilaku dan gaya hidup penontonnya," kata pengamat sosial budaya Universitas Indonesia, Devie Rahmawati, saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.

Devie menjelaskan film mampu membuat orang menganggap apa yang ditayangkan itu adalah sebuah kebenaran.

Dengan tampil di media, orang akan berfikir bahwa tindakan itu merupakan hal biasa yang tidak salah apabila dilakukan.

"Efek itu dikenal dengan istilah Bandwagon effect," ujar Devie.

Bagi mereka yang kontra LGBT, kata Devie, tayangan di media bebas itu tentu akan ditolak karena dianggap memberikan wacana bagi anak-anak bahwa gay adalah hal yang biasa.

Menurut Devie, di Hollywood konten gay sengaja disisipkan agar jumlah pengikut gaya hidup itu semakin bertambah.

Devie menjelaskan, hal ini terjadi karena sifat alamiah manusia yang berusaha menambah jumlah golongannya.

Dia menjelaskan, budaya LGBT itu membutuhkan medium untuk sosialisasi ke berbagai belahan dunia. Devie menilai film merupakan salah satu sarana paling efektif karena memiliki banyak penggemar di seluruh dunia.

"Ideologi apa pun itu, LGBT atau lainnya pasti mengharapkan pendukung lebih banyak untuk meyakini budaya itu, film jadi salah satu medium," kata Devie.

Lebih lama

Adanya konten gay dalam film anak-anak juga bukan tanpa alasan. Devie menyebut gay di film anak-anak akan memberikan banyak keuntungan bagi penyebar konten, dibanding menyisipkannya dalam film dewasa.

"Kalau orang dewasa kan masa hidup mereka tinggal sebentar, kalau anak-anak ini keuntungan yang sangat banyak karena mereka hidup lebih lama," tutur Devie.

Kontroversi terkait konten LGBT dalam film menyeruak setelah sutradara Beauty and the Beast, Bill Condon, mengatakan bahwa akan ada karakter gay dalam film tersebut yang diwakilkan oleh LeFou.

LeFou dikisahkan menyimpan hasrat kepada sahabatnya, Gaston. Dan karakter gay ini disebut Condon adalah yang pertama bagi Disney.

Ucapan tersebut menyebabkan kontroversi dan penolakan di berbagai belahan dunia. Di Amerika Serikat, tokoh agama Kristen mengajak untuk memboikot film ini.

Di Rusia, legislator meminta negara tersebut menolak penayangan Beauty and the Beast meski pada kemudian rencana pembatalan itu.

asib Beauty and the Beast tidak terlalu bagus di Malaysia dan Singapura. Di Negeri Jiran, film ini kena sensor pemotongan adegan LeFou yang kemudian berujung Disney menarik film tersebut.

Sedangkan di Indonesia, Beauty and the Beast lolos sensor namun dengan status untuk 13 tahun ke atas. (end/rsa)

copy dari : CNN Indonesia